Update Terakhir: 17:53 - 10 Des 2010.

Tim Peneliti JSOG : “Obat Anti-Flu Tidak Sebabkan Efek Samping Bagi Wanita Hamil”

(Tokyo-Jepang) Tim Peneliti The Japan Society of Obstetrics and Gynecology (Nihon Sanka Fujinka Gakkai/JSOG), Kamis (02/12), mengumumkan obat anti-flu, seperti Tamiflu dan Relenza, tidak menyebabkan efek samping bagi wanita hamil. Hasil ini diperoleh setelah peneliti melakukan tes terhadap 163 wanita hamil di seluruh Jepang.


“Para wanita hamil tidak perlu khawatir akan efek samping yang ditimbulkan obat anti-flu,” ujar Profesor Universitas Hokkaido Minakami Hisanori, yang turut serta dalam penelitian.


Dari 163 wanita yang diteliti, sebanyak 147 wanita mengkonsumsi Tamiflu dan 15 orang mengkonsumsi Relenza. Sementara 1 orang mengkonsumsi obat tak dikenal.


Diantara para pengguna Tamiflu, 14 orang mengkonsumsinya saat usia kehamilan 4 sampai 7 minggu, dengan 2 orang, atau 14 persennya, mengalami keguguran. Namun, menurut para peneliti, tingkat keguguran ini sama dengan keguguran alami, yang sebesar 15 persen, sehingga peneliti berkesimpulan, keguguran bukanlah disebabkan oleh Tamiflu.


Sementara itu, 3 wanita yang mengkonsumsi obat anti-flu saat usia kehamilan dini, melahirkan bayi prematur, yang tingkat persentasenya lebih rendah dibandingkan dengan tingkat prematur alami.


Selain itu, terdapat 2 bayi yang mengalami kelainan jantung atau cacat jari, dari ibu yang mengkonsumsi obat anti-flu saat kehamilan. Namun menurut para peneliti, cacat sudah terbentuk sebelum sang ibu mengkonsumsi obat anti-flu, sehingga memperkuat dugaan bahwa obat anti-flu tidak memberikan efek negative terhadap ibu hamil. (Nova/MN)