Update Terakhir: 17:59 - 20 Mei 2011.

600 Pelajar Hadiri Seminar Studi Jepang di Universitas Al-Azhar

(Jakarta-Indonesia) Sekitar 600 pelajar SMA dan universitas, Sabtu (14/05) menghadiri seminar studi Jepang di Universitas Al-Azhar, Jakarta Selatan, yang memperkenalkan daya tarik belajar di Jepang.



Dalam seminar yang dihadiri perwakilan dari 13 universitas, terdiri dari para wakil rektor dan staf, mempromosikan program pertukaran pelajar dan proyek reformasi pendidikan universitas.



Sebanyak 13 perguruan tinggi negeri dan swasta yang tampil yaitu Universitas Doshisha, Keio, Kyoto, Kyushu, Meiji, Nagoya, Osaka, Ritsumeikan, Sophia, Tohoku, Tokyo, Tsukuba, dan Waseda.



Selain itu, seminar pendidikan juga dihadiri staf Kedutaan Besar Jepang dan JASSO (Japan Student Services Organization), serta empat peserta khusus lainnya, seperti Universitas Chiba, Shizuoka, Toyohashi, dan Hiroshima.



Setiap universitas menggelar presentasi, yang memperkenalkan isi pendidikan, sistem ujian masuk, bantuan bagi mahasiswa asing, simulasi kuliah, dan membukan booth untuk konsultasi belajar untuk masing-masing perguruan tinggi.



Wakil Rektor Universitas Keio Agawa Naohiro menyatakan, "Hingga kini, kami menawarkan beasiswa dan tempat tinggal bagi pelajar yang berasal dari negara berkembang, namun mulai meningkatkan jumlah pelajar asing yang mampu berkuliah di Jepang dengan dana pribadi."



Pada bulan Juli 2008, Pemerintah Jepang yang saat itu dipimpin Perdana Menteri Fukuda Yasuo mencanangkan program Global 30 (G30), yang menargetkan sekitar 300 ribu mahasiswa asing untuk belajar di Jepang hingga tahun 2020, dan dimulai pada tahun ajaran 2009.



Setiap universitas menyediakan fasilitas yang memudahkan mahasiswa asing untuk tinggal dan belajar di Jepang, yang salah satunya seperti penambahan program bergelar hanya dengan kuliah bahasa Inggris.



"Di tengah persaingan teknologi secara global, setiap lulusan harus memiliki keahlian khusus terutama di bidang sains. Setiap universitas memiliki karakteristik dan kebutuhannya masing-masing, namun program bahasa Inggris merupakan salah satu daya tarik bagi pelajar asing yang bersekolah di luar negeri. Selain itu, orang yang memiliki pengalaman belajar di Jepang juga, dapat memiliki kelebihan tersendiri saat bekerja di perusahaan Jepang," ujar Wakil Rektor Universitas Tokyo Tanaka Akihiko. (II/JS)