Update Terakhir: 17:53 - 10 Des 2010.

Pelajar Jepang Tunjukkan Peningkatan Kemampuan Membaca, Berhitung, & Sains

(Tokyo-Jepang) The Organization for Economic Cooperation and Development (EOCD), Selasa (07/12), mengumumkan hasil tes Program for International Student Assessment (PISA) tahun 2009, yang menunjukkan peningkatan kemampuan pelajar Jepang dalam membaca dan menulis, matematika serta sains.

PISA merupakan tes internasional, yang dilaksanakan setiap 3 tahun sekali, dengan menyertakan kemampuan membaca dan menulis, matematika, serta sains para pelajar berusia 15 tahun dari setiap negara. Pada tahun 2009, PISA diikuti lebih dari 470,000 pelajar dari 65 negara.

Menurut berita yang dilansir Kyodo News, Jepang menempati peringkat ke delapan dalam kemampuan membaca dan menulis, peningkatan signifikan dari tahun 2006, yang hanya menempati urutan ke-15. Selain itu, dalam bidang sains menjadi peringkat kelima dan peringkat ke-10 dalam bidang matematika.

Sedangkan, pelajar Shanghai, Cina, yang baru pertama kali mengikuti tes PISA, menempati urutan tertinggi dalam tiga bidang sekaligus. Sementara pelajar Korea Selatan menempati urutan kedua dalam kemampuan membaca dan menulis, pelajar Singapura berhasil duduk di peringkat dua dalam kemampuan berhitung, dan pelajar Finlandia menempati peringkat kedua dalam bidang sains.

Sekitar 6,000 pelajar Jepang yang berpartisipasi dalam tes ini, dipilih dari 185 sekolah dari seluruh Jepang, yang menerapkan sistem kebijakan pendidikan santai.

Peningkatan ini tidak terlepas dari peran Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yang menerapkan kebiasaan membaca sebelum kelas dimulai dan memperkenalkan soal-soal seperti yang dikeluarkan PISA sejak tahun 2007. (Nova/KN)