Update Terakhir: 17:59 - 14 Jul 2011.

Festival Ennichisai Ke-2 Tampilkan Gerobak Jepang "Dashi"


(Jakarta-Indonesia) Pembukaan Festival Ennichisai kedua, Sabtu (09/07) untuk pertama kali menampilkan gerobak hias "Dashi", di Kawasan Melawai, Blok M, Jakarta Selatan.



Gerobak hias 'dashi' biasanya digunakan saat festival besar, dan kali ini dinaiki sekitar 8 murid Jakarta Japan School (JJS), yang mengenakan kostum dan tata rias seperti seperti pemain kabuki (kesenian drama Jepang), sambil memainkan taiko (beduk tradisional Jepang).


Antusias ribuan pengunjung semakin terlihat semarak saat Dashi setinggi 3.5 meter, mulai ditarik sekitar 12 orang , yang terdiri dari warga Indonesia dan Jepang, kemudian berjalan mengelilingi kawasan yang juga disebut sebagai 'Little Tokyo'.



"Dashi sengaja dibuat khusus untuk memeriahkan suasana festival Jepang di Jakarta. Bunyi-bunyian alat musik dipercaya dapat mengusir roh jahat, dan mendatangkan kesejahteraan. Saat akan menarik Dashi pun diperlukan interaksi antara warga Jepang dengan Indonesia, sehingga dapat mempererat hubungan kedua negara," ujar Amagasa Toshio, salah seorang pemelopor pembuatan Dashi.


Sementara, tiga jenis arak-arakan mikoshi (sejenis tandu Jepang), yang terdiri dari mikoshi anak, wanita dan pria, turut mengiringi Dashi untuk mengelilingi seluruh kawasan festival hingga malam hari.


Festival yang digelar selama dua hari ini, juga menampilkan berbagai kebudayaan Jepang, seperti seni bela diri Aikido, Ninjutsu, musik Okinawa Eisa, pertunjukan Taiko (beduk Jepang), dan tarian Yosakoi, ditampilkan untuk mengenalkan kepada seluruh pengunjung, khususnya masyarakat Indonesia.



Selain itu, acara turut diramaikan sekitar 200 booth makanan, aksesoris, pakaian, buku, dan lain sebagainya.

Suasana malam pada festival Ennichisai, semakin marak dengan penampilan band Jakarta Keion, tarian Bon (Bon Odori), Taiko dan Yosakoi Soran (tarian asal Hokkaido), serta ditambah keindahan ratusan lampion, yang menghiasi setiap pintu gerbang setinggi 5 meter.

"Disini saya bisa melihat berbagai budaya Jepang, mulai dari makanan, kesenian Taiko, dan Kendo. Selain itu, banyak orang Indonesia yang bisa menikmati budaya Jepang mulai dari usia anak hingga dewasa. Saya kembali teringat suasana meriah saat mengikuti festival di Jepang." ujar Ema (22 tahun), salah seorang pengunjung yang baru pertama kali datang ke Festival Ennichisai. (Yuki)