Update Terakhir: 04:10 - 21 Des 2011.

Polisi Tangkap Perusahaan Yang Buang Limbah Industri Ke Wilayah Pemukiman Warga Di Kawasan Edogawa Tokyo [17/11-15:34]

(Tokyo-Jepang) Kepolisian Nasional Jepang (Keishi Cho/NPA) bersama pejabat Dinas Lingkungan Hidup (Seikatsu Kankyouka) Rabu (16/11), menangkap Presiden Direktur Inaoka Chrome Industry, Inaoka Motomasa (74 tahun), serta empat tersangka lainnya atas tindakan pembuangan limbah industri ke wilayan pemukiman warga di kawasan Edogawa, Metropolitan Tokyo.


Sebelumnya, Inaoka pernah ditangkap pada 9 Juli silam, dan mengaku tangki pengolahan air limbah yang berisi 0,3 meter kubik lumpur, mengandung Kromium hexavalen (CR6+).



Menurut pejabat Dinas lingkungan Hidup, Inaoka tengah membongkar bangunan kantornya, setelah melakukan uji coba pada tanah terdeteksi mengandung Kromiun heksavalen. Inaoka berusaha menyembunyikan hasil tes tersebut, untuk menghindari biaya pengolahan yang tinggi.


Kromium heksavalen termasuk dalam bahan kimia kategori khusus, yang diatur dalam Undang-Undang Pengelolaan Limbah. Zat ini dapat menyebabkan kanker paru-paru, asma, bronchitis, kerusakan pada kulit, dan mata. Hingga saat ini, belum ada laporan dari warga sekitar yang terkena dampak dari pembuangan limbah.(IM/MN)