Seniman Okinawa Latih Warga Palembang Daur Ulang Kardus

(PALEMBANG) Kardus bekas dapat diubah menjadi barang bermanfaat dan memiliki nilai jual dengan cara sederhana. Hal inilah yang mendorong Gima Tomotatsu (36), seniman asal Okinawa melatih warga Palembang, mendaur ulang kardus menjadi barang kebutuhan sehari-hari.


“Ini pertama kalinya saya memperkenalkan dan melatih tentang daur ulang kardus di Indonesia. Saya sangat senang bisa membantu,’’ ungkap Gima.

Gima menambahkan, “Hal yang berkesan adalah ketika ibu-ibu mengucapkan terimakasih. Itu sangat membahagiakan buat saya.”


Daur ulang kardus yang diperkenalkan pria lulusan Nagoya University of Arts ini, cukup sederhana yaitu dengan merendam kardus di dalam air, memotongnya menjadi beberapa bagian, kemudian dikeringkan dan dirapikan dengan setrika. Setelah itu, barulah dibentuk menjadi barang yang bermanfaat, antara lain, tas kertas, kartu ucapan, notes, dan sebagainya.


Ide ini didapatkannya, ketika melihat kardus yang basah saat hujan dan berpikir kardus akan mudah dikupas jika basah. Dia kemudian mencelupkan kardus ke dalam air dan menjadi kertas yang tipis setelah melalui beberapa proses.


Sementara, Staf JICA Junior Expert di Badan Lingkungan Hidup Palembang, Tajima Akiko mengungkapkan "Di sini tersedia beberapa bank sampah, untuk recycle. Namun, belum banyak yang tahu bagaimana membuat kerajinan dari kardus bekas. Gima dengan keinginannya sendiri datang ingin memberi pengetahuan kepada warga, bagaimana mendaur ulang kardus, juga bisa dijual.”


Pelatihan yang berlangsung empat hari, mulai 30 Maret hingga 2 April, ini diikuti sekitar 30 pengelola dari empat bank sampah di Palembang. Selain itu juga hadir beberapa anak kecil dari taman kanak-kanak. Dalam pelatihan itu, Gima mengajarkan cara membuat buku catatan (notes), amplop, tas, serta kartu nama.


Warga yang mengikuti pelatihan juga memberikan apresiasi karya Gima yang memiliki desain unik dan mudah dibuat. Mereka berpartisipasi juga akan mulai mengaplikasikan daur ulang kardus ini, dalam program pengelolaan sampah.


“Mudah-mudahan mereka terus membuat yang sudah diajarkan, dan nantinya juga bisa dijual,” harap Tajima.


Selain di Indonesia Gima Tomotatsu, telah memperkenalkan daur ulang kardus ini ke beberapa negara di antaranya, Filipina, Thailand, Vietnam, dan Samoa.


Untuk informasi mengenai Gima Tomotatsu dan karyanya dapat mengakses www. gimatomotatsu.ti-da.net dan www.facebook.com/SimplePaperMaeNetworkEnglish


Banner