Hakuho Foundation Sediakan Beasiswa Riset


(JAKARTA) Hakuho Foundation, yayasan di bawah agen periklanan Hakuhodo, tahun ini kembali membuka program beasiswa riset, yang bertujuan memperkuat penelitian dan pemahaman tentang Jepang.


Program yang dimulai sejak tahun 2006 ini telah diikuti para peneliti dari berbagai negara. Salah satu peneliti asal Indonesia yang pernah lolos seleksi adalah Agus Suherman Suryadimulya, dosen Ilmu Budaya di Universitas Padjajaran, Bandung.

Cakupan bidang penelitian yang ditawarkan Hakuho Foundation meliputi riset Bahasa Jepang dan pengajaran berbahasa Jepang serta riset sastra dan kebudayaan Jepang.


“Pengalaman yang paling berharga adalah bisa melakukan penelitian sesuai dengan jadwal dan kegiatan yang telah saya rencanakan sendiri dengan dukungan buku-buku referensi yang sangat lengkap. Segala kebutuhan untuk penelitian sangat diakomodasi oleh lembaga tempat saya meneliti,” ungkap Agus Suherman Suryadimulya, penerima beasiswa riset periode 2008-2009.

Pria yang kini menjabat Ketua Asosiasi Studi Pendidikan Bahasa Jepang Indonesia (ASPBJI) seluruh Indonesia dan ketua PERSADA JABAR ini menerima beasiswa penelitian angkatan ketiga. Ia mengambil tema penelitian mengenai perbandingan antara Bahasa Jepang dan Bahasa Indonesia dalam hal penggunaan idiom terkait anggota tubuh.


Agus menambahkan, “Tema yang tampaknya akan lolos sepertinya tema-tema yang langsung berkontribusi terhadap kedua negara, baik Jepang maupun Indonesia dan tema yang hanya dapat dilakukan di Jepang.”


Peserta yang berhak melamar program ini yakni peneliti bahasa Jepang dan pengajaran berbahasa Jepang dari profesor atau calon profesor universitas dengan hasil riset terkemuka atau individu berlatar belakang riset yang setara. Selain itu juga peneliti internasional bidang sastra dan kebudayaan Jepang yang meneliti sastra atau kebudayaan Jepang dengan kualifikasi sejenis.


Periode pendaftaran berlangsung dari 10 Juni hingga 31 Oktober 2013 untuk periode tahun 2014. Sekretariat program beasiswa Hakuho menyatakan melalui email, ”Total akan ada 8 orang peneliti diundang di tahun ini.Tidak ada batasan kewarganegaraan untuk mengajukan lamaran penelitian ini.”


Peneliti yang lolos seleksi berhak mendapatkan fasilitas berupa penerbangan kelas bisnis, biaya tinggal selama masa riset 300.000 yen per bulan, subsidi tempat tinggal hingga 150.000 per bulan, tunjangan pemindahan 300.000 yen. Masih ditambah pula asuransi sakit dan kecelakaan.


Pelamar program ini mengunduh formulir di situs Hakuhodo dan kemudian mengisinya. Setelah dilampiri surat rekomendasi, semua dokumen dikirimkan melalui pos. Keterangan lengkap dan formulir yang dibutuhkan bisa diunduh melalui situs http://www.hakuhodo.co.jp/foundation/english/program/index.html.