J2Net Memperkenalkan Teknologi Daur Ulang Limbah Kertas
Kamis, 13 Juni 2013 00:29
Normal 0 false false false EN-US X-NONE X-NONE
(BEKASI) Kepedulian terhadap lingkungan dapat dilakukan dengan berbagai cara. Salah satunya daur ulang atau recycle. Hal itu mendorong organisasi sukarelawan Jepang, J2Net mengadakan workshop teknologi daur ulang kertas di Yayasan Kampus Diakoneia Modern (KDM) di Bekasi, Jawa Barat.
Workshop yang diselenggarakan 5 Mei lalu ini diikuti oleh sekitar 20 anak di KDM. Acara tersebut menampilkan 2 buah metode daur ulang limbah kertas, yaitu teknologi daur ulang kardus dan quilling. Turut hadir pula perwakilan dari JICA, Tajima Akiko, sebagai pengajar teknologi daur ulang kardus..
Tajima mengenal teknologi ini sejak Maret lalu dari seorang seniman asal Okinawa, Gima Tomotatsu, dan pertama kali memperkenalkannya di Palembang. Limbah kertas diproses menjadi kardus, kemudian didaur ulang menjadi berbagai macam barang yang bermanfaat.
Sedangkan metode quilling, dipresentasikan oleh salah satu partisipan J2Net, Matsunaga Hiromi. Hiromi telah berpengalaman dalam memproduksi quilling, dan saat ini ia tinggal di Jakarta. Quilling merupakan seni menggulung kertas asal Eropa, yang dirangkai sedemikian rupa sehingga membentuk ornamen dan sebagainya.
Sebelumnya KDM telah melakukan kedua metode ini dan mengadaptasinya dengan cara sederhana. Seperti daur ulang kardus yang menghasilkan buku catatan dan amplop. J2Net berencana memproduksinya menjadi bentuk lainnya seperti tas kemasan.
J2Net berharap, seluruh hasil daur ulang ini dapat diproduksi lebih dijual dengan nilai tinggi. Bahkan dapat dijual juga di Jepang, seperti salah satunya di pameran tahunan Global West yang diadakan di Taman Hibiya.
Menurut salah satu anggota J2Net, Hori Yoshimi, hasil penjualan produksi daur ulang ini dapat membantu perekonomian yayasan KDM. Karena itu, J2Net memfasilitasi sarana serta biayanya melalui “Zakka Pelangi”, sebuah institusi yang dibentuk J2Net pada Februari lalu.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
