Survei Kementerian Kesehatan: Penderita Sindrom Metabolisme Keluarkan Biaya RS Lebih Mahal

(TOKYO-Jepang) Survei Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (Kousei Roudousho), Senin (27/08), menunjukkan biaya pengeluaran tahunan RS penderita sindrom metabolisme 120,000 yen lebih tinggi dibandingkan orang sehat.

Meskipun Kementerian Kesehatan tidak menjelaskan secara detil jenis penyakit yang menyebabkan biaya RS membengkak, namun penyakit yang dipengaruhi gaya hidup, seperti tekanan darah tinggi disebut-sebut juga dapat meningkatkan biaya RS.


Kementerian memeriksa biaya pengeluaran tahunan untuk RS sekitar 2,69 juta orang berusia 40 hingga 74 tahun, yang menjalani pemeriksaan kesehatan pada tahun fiskal 2009, dan mendapati pria kelompok usia 40 hingga 49 tahun penderita sindrom metabolisme menghabiskan biaya lebih mahal sekitar 100,000 yen dibandingkan mereka yang sehat.


Sementara biaya RS wanita kelompok usia 70 hingga 74 tahun, sekitar 90,000 yen lebih tinggi dibandingkan kelompok usia sama yang tidak mengalami gangguan kesehatan.


Sindrom metabolisme merupakan kombinasi dari kelebihan lemak tubuh, tekanan darah tinggi serta tingginya kadar gula darah, yang biasanya menyebabkan stroke, serangan jantung, dan diabetes.


Kementerian mengharapkan data tentang perbedaan biaya ini, dapat mendorong penderita sindrom metabolisme untuk memperbaiki kebiasaan hidup mereka. (AN/KN)