Nihongo o Manabu/ Mata Ashita! (5)
Kamis, 27 September 2012 11:47
Pada bagian sebelumnya kita belajar bagaimana menanyakan kabar seseorang. Sekarang kita akan belajar mengenai ungkapan perpisahan, pulang ke rumah dan permohonan maaf.
Ungkapan Perpisahan
“Shitsurei shimasu” (しつれいします), ada banyak sekali penggunaan dari ungkapan ini, salah satunya adalah ketika anda mohon pamit untuk pulang. Dalam bahasa Indonesia ungkapan ini diterjemahkan “saya mohon pamit”. Kata “osaki ni”(おさきに) berarti lebih awal, jadi ungkapan “osaki ni shitsurei shimasu” (おさきにしつれいします)berarti saya mohon pamit lebih awal.
“Mata ashita”(またあした), digunakan ketika anda berpisah dengan seseorang dan akan bertemu kembali esok hari. Apabila waktu bertemu kembali tidak jelas anda cukup katakan “jaa mata”=じゃあまた (sampai jumpa) atau “mata ato de”=またあとで (sampai nanti).
Ungkapan terkait: mata asatte=またあさって (sampai bertemu lusa), mata raishuu =またらいしゅう(sampai bertemu minggu depan), mata raigetsu =またらいげつ(sampai bertemu bulan depan).
Ungkapan Ketika Tiba di Rumah
“Tadaima ” (ただいま)Ungkapan ini digunakan sebagai salam ketika anda tiba di rumah setelah beraktifitas di luar rumah. Ungkapan ini diterjemahkan “saya pulang”. Bagi orang di rumah yang mendengar salam tersebut katakan “okaeri nasai” (おかえりなさい)yang artinya “selamat datang kembali”.
“Osoi desu ne” (おそいですね)digunakan ketika seseorang datang lebih lama dari biasanya. Osoi berarti lambat dalam bahasa jepang.
Ragam penggunaan dari ungkapan ini:
1. Ketika seseorang datang lebih lama dari yang diharapkan. Misalnya biasanya adik anda pulang jam 5, namun pada suatu waktu dia pulang jam 8. Pada kondisi tersebut katakan “osoi desu ne” (lama sekali/larut sekali)
2. Anda sedang makan dengan kekasih anda, tiba-tiba anda melihat ke arah jam dan menemukan bahwa saat itu waktu sudah menunjukan pukul 9 malam. Pada kondisi tersebut katakan “osoi desu ne” (sudah malam/larut ya)
3. Teman anda janji datang jam 8 pagi, namun dia datang jam 9, pada kondisi tersebut katakan “osoi desu ne” (telat banget sih).
Permohonan Maaf
Ada banyak cara untuk mengungkapkan permohonan maaf, salah satunya adalah “gomen nasai”(ごめんなさい). Ungkapan ini digunakan pada saat anda berbuat salah/tidak sopan.
Ragam ungkapan maaf lainnya (diurutkan dari yang paling formal)
1. Moshiwake arimasen (もうしわけありません)
2. Sumimasen (すみません)
3. Gomen nasai (ごめんなさい)
4. Gomen (ごめん)
Beberapa contoh penggunaan permohonan maaf:
1. Osoku natte, gomen nasai. (おそくなって、ごめんなさい)
2. Meiwaku o kakete, sumimasen. (めいわくをかけて、すみません)
3. Shinpai o kakete, mooshiwake arimasen. (しんぱいをかけて、もうしわけありません)
4. Ikenakute, sumimasen. (いけなくて、すみません)
会話(Dialog )
A: Osakini shitsurei shimasu おさきにしつれいします
B: Doozo どうぞ
A: Jaa, mata ashita じゃあ、またあした
B: Mata ashita またあした
***********************************************************************************
A: Tadaima ! ただいま
B: Okaerinasai. Osoi desune おかえりなさい。おそいですね
A: Osokunatte, Gomennasai おそくなって、ごめんなさい
(Free Japanese: www.freejapanese.org - 087809586011)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
