Perwakilan Aceh Juara Lomba Pidato Bahasa Jepang di RRI
Senin, 10 Februari 2014 16:12
(Jakarta) Julie Indah Fajriani (16 tahun) pelajar SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh menjuarai lomba pidato Bahasa Jepang tingkat Nasional ke-13. Ini merupakan pertama kalinya siswa Aceh memenangkan kompetisi yang diselenggarakan Japan Foundation di Auditorium RRI Jakarta.
Dalam pidatonya, Julie yang kini duduk di kelas 2, memaparkan pentingnya menggunakan helm saat mengendarai sepeda motor, serta alasan banyak orang enggan menggunakan helm. Siswi yang gemar membaca manga ini pun menceritakan kisahnya saat mengalami kecelakaan lalu lintas pada usia 10 tahun. Sejak itu dirinya memiliki kesadaran tinggi untuk berkendara dengan aman.
Isi pidato siswi kelahiran Takengon, Aceh Tengah ini pun memikat para juri dan menetapkan dirinya sebagai juara, mengalahkan 12 peserta lainnya, yang berasal dari 8 regional, yakni Sumatera Barat, Jabodetabek, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Yogyakarta, Jawa Timur, Bali dan NTB, dan Sulawesi Utara.
“Rasanya tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata,” ujar Julie sambil memegang piala, yang diserahkan juri. Selain memperoleh piala dan sertifikat, Julie juga berkesempatan mengikuti program Japanese Speech Award (JSA) dari Education Guardianship Group (EGG) selama dua minggu di Tokyo.
Menurut Shindo Yusuke, Minister Informasi dan Kebudayaan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta yang menjadi salah seorang juri dalam lomba pidato ini, setiap peserta sudah sangat mengerti budaya Jepang, namun pengalaman Julie menjadi pelajaran yang berharga tidak hanya untuknya, namun juga bagi semua tamu yang mendengar pidatonya.
“Semua peserta sudah sangat mengerti budaya Jepang. Saya harap di masa depan mereka dapat menjadi jembatan penghubung untuk mempererat hubungan Indonesia dan Jepang,” ujar Shindo.
| < Sebelumnya |
|---|
