Workshop Manga Ikuzo! Hadirkan Pengajar dari Osaka
Senin, 30 Juni 2014 12:32
(Jakarta) Untuk memberikan pengalaman belajar langsung dari Pengajar Manga langsung dari Jepang, IkuZo! menyelenggarakan Summer Course 2014, yang menghadirkan Tsujii Yutaka, guru senior di Kobe Sport Art Cocoro, Osaka.
“Tujuan kegiatan ini untuk holiday program, jadi guna mengisi hari libur anak-anak, selain itu juga memberikan pengelamaan untuk proses belajar langsung dari ahlinya,” kata Naurissa Biasini, ketua acara saat ditemui di Meruya, Jum’at (27/06) pekan silam.
Program yang berlangsung selama lima hari, yang dimulai sejak 23 sampai 27 Juni, diikuti peserta mencapai lebih dari 30 orang, yang terbagi dalam dua kelompok usia, yakni 10 sampai 16 tahun dan di atas 17 tahun.
Sementara untuk materi yang diajarkan selama workshop yakni, teori dalam menggambar, teknik menggambar, dan diakhiri dengan proses menggambar yang dilakukan secara individu.
Tsujii Yutaka selaku guru atau sensei yang mengajarkan dan menilai karya manga peserta, mengatakan selama proses pembelajaran dari hari ke hari, anak-anak yang mengikuti program tersebut semakin membaik.
“Waktu di hari-hari awal, saya sudah meminta anak-anak untuk mengembangkan idenya, dan dari hari ke hari semua semakin terlihat hasil yang membaik,” katanya.
Akan tetapi, dirinya menyayangkan adanya kendala pada kelengkapan alat yang disediakan berbeda dengan alat-alat yang ada di sekolah tempat dirinya mengajar di Osaka. “Kalau di sini alat-alat yang diperlukan kurang, jadi yang mau diajarkan kurang tersampaikan, berbeda dengan di sana yang lebih lengkap,” ujar Tsujii.
Ketika ditanya mengenai kemampuan peserta untuk menjadi mangaka profesional, Tsujii menyatakan keyakinannya para peserta mempunyai potensi tinggi menjadi seniman pembuat karya manga manga ke depannya. “Kalau mereka sendiri merasa bisa jadi pro, mereka belajar bahasanya, dan mencari jalannya, maka mereka bisa jadi pro,” tambahnya.
Salah satu peserta Jakarta Summer Course, Natasya mengakui dirinya menikmati proses pembelajaran yang diberikan. Dengan minat terhadap dunia komik, siswi kelas dua SMP ini mengikuti program tersebut dengan serius.
“Memang suka dengan manga. Paling suka manga-nya, kalau yang cowok itu Naruto, kalau yang cewek banyak,” katanya.
Jakarta Summer Course 2014, yang biaya keikutsertaannya mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 1.5 juta, merupakan program liburan pertama IkuZo!, dengan menggandeng sekolah manga di Jepang, yang bertujuan mengembangkan kemampuan menggambar manga, dan juga mendapatkan pengalaman belajar membuat manga dari pengajar Jepang langsung.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
BERITA TERKINI
- Sony Selesaikan Penjualan Vaio & Pemisahan Unit Bisnis TV
- 4 Musisi Muda Terima Beasiswa PT Yamaha Musik Indonesia
- Kabinet Abe Beri Persetujuan Perubahan Penafsiran Konstitusi
- Musim Pendakian Gunung Fuji Dimulai
- Promosikan Washoku, Kedubes Jepang Tampilkan Demo Masak
- Niinami Dinominasikan Menjadi Presiden Direktur Suntory
