Masuk Kerja Lebih Pagi untuk Menikmati Malam bersama Keluarga

(Tokyo) Panjangnya waktu siang hari di musim panas membuat perusahaan mendorong para pegawai mulai bekerja lebih pagi dan pulang lebih awal, agar mereka dapat menghindari kerja lembur dan lebih lama menghabiskan waktu dengan keluarga pada malam hari.


Pemerintahan Perdana Menteri Abe Shinzo menyebut gaya bekerja ini “Yukatsu” atau kependekan dari yugata katsudou yang artinya menikmati matahari terbenam. Ini diharapkan dapat menjadi tren nasional dan sistem kerja ini rencananya mulai diberlakukan pada bulan Juli di Kementerian dan Lembaga Pemerintahan, dengan harapan dapat mengurangi jam kerja yang panjang.


Sementara di sektor swasta, Sompo Japan Nipponkoa Insurance Inc., mulai bulan Juni mendorong sekitar 2.600 pegawai di Kantor Pusat Tokyo untuk datang bekerja lebih awal satu atau dua jam dari waktu kerja reguler, yakni dari jam 9 pagi sampai jam 5 petang ke jam 8 pagi sampai jam 4 petang. Selain itu, juga diberlakukan larangan lembur melebihi pukul 8 malam.


Perusahaan asuransi itu juga akan meningkatkan jumlah pegawai untuk datang bekerja lebih pagi menjadi 27.000 orang mulai bulan Juli, sampai bulan Oktober, dan selanjutnya manajemen perusahaan akan melakukan tinjauan untuk kemudian memutuskan apakah akan memperluas atau menambah jumlah pegawai yang datang bekerja lebih awal.


Sedangkan untuk mengantisipasi panjangnya waktu kerja meski datang lebih awal, perusahaan asuransi itu menetapkan 13 peraturan guna memperbaiki efisiensi operasional saat bekerja, seperti pelaksanaan rapat yang paling lama 30 menit, dan dan pembuatan dokumen internal yang sesederhana mungkin.


Juru bicara Sompo Japan menjelaskan perusahaan mempromosikan baik datang bekerja lebih awal dan efisiensi operasional secara bersamaan, yang akan mendorong pada perbaikan lingkungan kerja agar para pegawai dapat menyeimbangkan antara pekerjaan dan waktu bersama keluarga, serta untuk pegawai wanita agar dapat lebih bersemangat di kantor.


Di perusahaan swasta lainnya, Denso Corp., produsen komponen otomotif yang berkantor pusat di Prefektur Aichi juga mendorong 13.000 pegawainya untuk datang bekerja satu jam lebih awal daripada biasanya, yang dimulai pukul 8.40 pagi dan pulang lebih cepat selama musim panas, dari bulan Juli sampai September.


Bersamaan dengan dimulainya perubahan jam kerja, perusahaan juga menyajikan makan pagi gratis di kantin dan juga melarang lembur melebihi jam 8 malam.


Didalam kabinet sendiri, sejumlah Kementerian dan Lembaga Pemerintahan sudah melaksanakan uji coba sejak musim semi, salah satunya ialah bagian personil di Sekretariat Kabinet yang melakukan uji coba selama tiga pekan pada bulan Mei silam, yang diikuti sekitar 110 pegawai.


Sebanyak 84 persen peserta uji coba yang bekerja lebih awal satu atau dua jam yakni pada pukul 7.30 pagi dan 8.30 pagi, dapat pulang lebih cepat pada pukul 4.15 petang dan 5.15 petang. Sementara dari keseluruhan peserta, hanya 7 persen yang lembur sampai jam 8 alam.


Rencananya semua Kementerian dan Lembaga Pemerintahan akan memberlakukan sistem masuk kerja lebih awal mulai bulan Juli atau Agustus.