Musisi Jepang Juga Turut Semarakkan GBK
Rabu, 07 September 2016 17:10
(Jakarta) Beberapa artis Jepang yakni Orkes Tiup Jakarta, Street Corner Symphony, Jakarta Keion Club, serta kelompok tari Dewandaru turut memeriahkan Jak-Japan Matsuri (JJM) 2016 yang diselenggarakan pada Sabtu (3/9) dan Minggu (4/9) di Plaza Timur, Gelora Bung Karno, Jakarta Selatan.
Orkes Tiup Jakarta yang mendapat giliran tampil kedua membawakan lagu AKB 48 yang berjudul 365 Nichi No Kamihikoki atau 365 Days of Paper Plane. Pemimpin Orkes Tiup Jakarta Tanaka Hiroyuki (41) mengatakan bahwa mereka sudah mulai berlatih sejak bulan Juli silam.
“Walaupun periode latihan kami hanya sebentar, namun kami senang karena kami dapat menghibur para pengunjung,” ujarnya.
Selanjutnya grup acapela Universitas Waseda Street Corner Symphony yang tergabung dalam Sing Out Asia menyanyikan beberapa lagu yang cukup familiar, seperti Ue o Muite Arukou dan Chatsumi.
Selain itu sebanyak tujuh band Jakarta Keion Club tampil pada tanggal 3 dan 4. “Dalam berbagai acara kami selalu berusaha sebaik mungkin untuk memberikan penampilan terbaik dan membuat penonton terhibur lewat lagu kami,” ujar perwakilan Jakarta Keion Club.
Salah satu pengunjung JJM 2016 yaitu Tiara (23) merasa terkesan dengan penampilan Arakawan Ok Rock yang merupakan cover band One Ok Rock. “Penampilan mereka sangat mengagumkan. Mereka menyanyikan lagu favorit saya yaitu lagu Wherever You Are. Lain kali saya ingin melihat penampilan One Ok Rock secara langsung,” ujarnya.
Selain penampilan band, kelompok tari Dewandaru juga turut memeriahkan JJM 2016. Dengan mengenakan pakaian berwarna terang mereka membawakan tari tradisional Lengger. Dari empat orang yang tampil, tiga orang diantaranya datang langsung dari Jepang untuk tampil dalam acara ini. “Saya merasa sangat senang karena saya rindu tampil di Jakarta,” ujar Nishizaki Yoshika.
Setelah ini pun Dewandaru akan terus memperkenalkan tarian Jawa kepada masyarakat Jepang.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| BERITA SOSIAL & PENDIDIKAN LAINNYA |
