Konsul Jenderal Jepang di Medan Kunjungi Aceh
Kamis, 03 Maret 2011 00:59
(Jakarta-Indonesia) Konsul Jenderal Jepang di Medan, Sumatera Utara, Hamada Yuuji, mulai Selasa (01/03) sampai Kamis (03/03), mengunjungi Aceh, sebagai salah satu program kerja pertamanya di Indonesia.
Dalam kunjungannya selama 3 hari, Hamada menjadi perwakilan pemerintah Jepang yang menyerahkan bantuan hibah grassroots sebesar 10 juta yen untuk pertanian Aceh, dan bertemu dengan Walikota Banda Aceh Mawardi Nurdin serta Bupati Aceh Besar Bukhari Daud.
Selain itu, Hamada yang menjabat sebagai Konsulat Jenderal sejak Februari lalu, juga menghadiri Festival Kebudayaan Jepang di Universitas Syah Kuala, bertukar pikiran dengan sejumlah warga Jepang di Aceh, serta bertemu dengan Gubernur Aceh Irwandi Yusuf, dan Dinas Pariwisata setempat.
“Keadaan disini jauh telah berubah sejak saya berkunjung pertama kali. Saat itu, saya datang ke Aceh untuk memberikan bantuan Tsunami yang terjadi pada tahun 2004. Keadaannya sangat kacau, hampir sama seperti daerah yang terkena ledakan bom atom,” ujar Hamada.
Dalam wawancara yang dilakukan The Daily Jakarta Shimbun, Hamada yang mahir berbahasa Indonesia, mengatakan sangat senang dapat melihat perkembangan yang terjadi di Aceh.
“Saat itu baik daerah perkotaan maupun pedesaan hancur akibat tsunami. Lebih dari 200,000 orang tewas,” ujar Hamada. “Namun sekarang, banyak gedung dan mall baru, bahkan restoran pun tampak sangat mewah.”
Hamada pertama kali bertugas di Indonesia tahun 1978, saat itu bekerja sebagai salah seorang staf di Konsulat Jenderal Jepang di Surabaya.
Kemudian, pada tahun 1982, pindah ke Jakarta dan menjadi staf sekretaris untuk Duta Besar Jepang, dan naik jabatan menjadi Sekretaris I Duta Besar Jepang pada tahun 1992, lalu menjabat sebagai Kepala Humas bagian Kebudayaan Kedutaan Besar tahun 2003, sehingga telah akrab dengan budaya Indonesia.
“Saya sangat senang sekali dapat mengunjungi Aceh kembali, serta bertemu dan berbincang-bincang dengan warga Aceh,” ujar Hamada. “Saya harap, hubungan Indonesia dan Jepang ke depannya dapat terus terjalin dengan baik.” (AN/JS)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|