TEPCO Terima Syarat Yang Diajukan Guna Dapat Bantuan Pemerintah
Kamis, 12 May 2011 00:58
(Tokyo-Jepang) Tokyo Electric Power Co (TEPCO) Rabu (11/05) menyatakan, menerima syarat yang diajukan pemerintah, guna mendapatkan bantuan pemerintah untuk membayar kompensasi dalam jumlah besar, kepada para korban krisis nuklir pembangkit nomor 1 Fukushima.
Syarat yang diajukan pemerintah, antara lain melakukan upaya pemotongan biaya besar-besaran, sejak awal tidak menetapkan batas atas pembayaran kompensasi, dan mempersilahkan dilakukannya penyelidikan terhadap manajemennya oleh tim yang dibentuk pemerintah.
"Kami menyetujui beberapa hal yang telah diminta untuk dipastikan (oleh pemerintah)," ungkap Presiden Direktur TEPCO Shimizu Masataka dalam laporan yang ditujukan kepada Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Perindustrian Kaieda Banri, yang menangani dampak ekonomi akibat krisis nuklir.
Keputusan diambil TEPCO, dalam rapat darurat dewan direksi yang dilakukan pada hari Rabu.
Pemerintah mengajukan persyaratan pada hari Selasa malam, setelah Shimizu pada pagi harinya meminta bantuan pemerintah dalam pembayaran kompensasi bagi para korban krisis nuklir, yang diperkirakan mencapai beberapa triliun yen.
Sementara pemerintah saat ini, sedang dalam pembahasan tahap akhir untuk memutuskan skema kompensasi guna membantu TEPCO, dan mempertimbangkan pembentukan lembaga baru yang menangani pembayaran kompensasi, bila biaya pengeluaran melampaui kemampuan bayar TEPCO.
Lembaga baru itu, diperkirakan berfungsi sebagai lembaga penjamin dan dipersiapkan untuk menangani kemungkinan kecelakaan nuklir di masa depan, dan pemerintah rencananya meminta kontribusi finansial dari perusahaan penyedia layanan listrik, yang mengoperasikan pembangkit nuklir. (YD/KN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|