Berita Foto | >>> 2 Bulan Pasca Gempa dan Tsunami, Jepang Belum Sepenuhnya Stabil
Jumat, 13 May 2011 00:51
(Tokyo-Jepang) Dua bulan pasca terjadinya gempa dan tsunami di wilayah Tohoku, Jepang belum sepenuhnya dalam kondisi stabil, sementara perbaikan infrastruktur direncanakan selesai dalam kurun waktu tiga tahun mendatang.
Gempa dan tsunami yang terjadi pada tanggal 11 Maret lalu, menyebabkan tewas dan hilangnya penduduk sekitar 26,000 orang.
Sedangkan sampai saat ini, lebih dari 100,000 orang masih mengungsi di berbagai tempat, dan baru 30,000 rumah sementara yang akan dibangun pemerintah pada akhir Mei mendatang.
Foto 1: Pelajar SMP Kesennuma di Prefektur Miyagi, menunjukkan kartu bertuliskan “Kami Lega dengan Keberadaan Pasukan Bela Diri”, di hadapan pasukan Bela Diri Jepang (Jieitai), yang banyak membantu pasca terjadinya gempa dan tsunami dua bulan silam.
Foto 2: Suasana tempat pengungsian korban Gempa Besar Jepang Timur di Ruang Olahraga SD Kesennuma, Prefektur Miyagi pada Rabu (11/05).
Foto 3 : Gambar burung yang dibentuk dari lilin yang menyala pada hari Rabu (11/05) di SMP Shizugawa di Kawasan Minamisanri, Prefektur Miyagi, untuk mengingat peristiwa Gempa Besar Jepang Timur, yang terjadi dua bulan silam.
Foto 4 : Air laut yang dialirkan ke reaktor nomor 3 di Fukushima Daiichi, pembangkit nuklir yang terkena dampak gempa dan tsunami dua bulan silam.
Foto 5 : Kondisi pelabuhan di Kesennuma Prefektur Miyagi pada hari Rabu (11/05), pasca gempa dan tsunami dua bulan silam.
Foto 6 : Yamane Tatsuro berdoa meletakkan bunga da berdoa di Kota Yamada Prefektur Iwate, untuk cucunya yang hilang akibat gempa dan tsunami dua bulan silam.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|