Kementerian Pertanian & JICA Resmikan Proyek Pembasmian Hama di Karawang
Rabu, 08 Desember 2010 00:57
(Jawa Barat-Indonesia) Japan International Cooporation Agency (JICA) bekerjasama dengan Kementerian Pertanian Indonesia, belum lama ini, meresmikan proyek “Pembasmian Hama Mibae pada Mangga” di kantor Pest Forecasting Indonesia (PFI), Karawang, Jawa Barat.
Acara ini dihadiri Duta Besar Jepang untuk Indonesia Shiojiri Kojiro, Perwakilan JICA Ohara Motofumi, serta Menteri Pertanian Indonesia Suswono.
“Semoga kerjasama dalam bidang pertanian ini dapat terus terjalin, dan memberikan manfaat kepada Indonesia dan Jepang,” ujar Shiojiri dalam sambutannya.
Proyek pembasmian Mibae yang dilaksanakan atas bantuan teknologi dari Economic Partnership Agreement (EPA), sebenarnya telah dilaksanakan sejak bulan September silam, dan rencananya akan terus dilakukan sampai April 2013.
Hama Mibae (Tephritidae) merupakan hama serangga yang biasanya menyerang mangga atau mentimun, dan menyebabkan buah rusak sebelum dipanen. Tidak hanya di Jepang, Mibae juga terdapat di Indonesia, sehingga buah yang dihasilkan tidak dapat diekspor ke luar negeri, karena kualitas yang rendah.
Dalam rangka membantu para petani Indonesia meningkatkan kualitas hasil panennya, maka JICA mengirimkan tiga orang ahli penanganan hama dari Kementerian Pertanian (Nourin Suisan Shou) ke PFI, yang didampingi oleh 5 orang staf Indonesia. Para ahli JICA kemudian menjelaskan penerapan cara pembasmian hama Mibae, sama seperti yang pernah dilakukan Jepang, yaitu dengan menggunakan teknik pemanasan dengan mesin yang khusus didatangkan dari Jepang.
“Jika proyek ini berhasil, maka kita dapat mengekspor mangga ke Jepang. Dengan begitu akan banyak para petani mangga yang lebih terjamin kehidupannya,” ujar Suswono. “Saya harap teknik ini tidak hanya diterapkan pada buah, tapi juga pada sayuran.” (Nova/JS)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|