Sekjen DPJ Okada : "PM Kan Mungkin Mundur Sebelum Agustus"
Senin, 27 Juni 2011 00:59
(Tokyo-Jepang) Sekretaris Jenderal Partai Demokrat (Minshu Tou/DPJ) Okada Katsuya Minggu (26/06) menyatakan, Perdana Menteri Kan Naoto bisa mengundurkan diri sebelum masa sidang parlemen saat ini berakhir pada bulan Agustus, jika tiga syarat dapat terpenuhi, termasuk pengesahan anggaran tambahan kedua untuk tahun fiskal 2011.
Okada menjelaskan kepada media, bahwa PM Kan bisa merasakan terpenuhinya tanggung jawab, bila anggaran tambahan kedua, rancangan undang-undang untuk penerbitan obligasi guna menutupi defisit, dan promosi penggunaan energi terbarukan.
"PM Kan bisa mundur setelah berakhirnya masa sidang parlemen, namun juga ada kemungkinan mundur lebih cepat bila ketiga kebijakan yang menjadi prioritasnya bisa disahkan," ujar Okada.
Menurut Okada, rancangan anggaran tambahan kedua akan diajukan ke Majelis Rendah pada 15 Juli, dan disahkan secepatnya pada akhir Juli, setelah melalui proses pembahasan selama 10 hari.
Namun Okada menolak adanya spekulasi yang berkembang, menyatakan PM Kan segera membubarkan Majelis Rendah dan menyelenggarakan pemilihan, guna menguji kebijakan anti nuklirnya.
"Jawabannya sangat jelas, bahwa kami hanya memikirkan apa yang harus dilakukan saat ini," ujar Okada. (YD/KN)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|