Dubes Jepang untuk ASEAN : "Indonesia Merupakan Negara yang Penting Bagi ASEAN & Jepang"
Senin, 04 Juli 2011 00:59
(Jakarta-Indonesia) Duta Besar Jepang untuk ASEAN Yamada Takio menyatakan Indonesia merupakan negara yang penting bagi ASEAN dan Jepang.
Hal ini diungkapkan Dubes Yamada saat diwawancarai The Daily Jakarta Shimbun belum lama ini, mengenai hubungan ASEAN, Indonesia, dan Jepang.
“Keterlibatan Jepang dengan ASEAN pertama kali terjadi tahun 2003, saat pertemuan Japan-ASEAN Summit di Tokyo. Saat itu Indonesia menjadi Ketua ASEAN, dan banyak membantu jalannya hubungan ASEAN dengan Jepang,” ujar Dubes Yamada. “Saat ini, Indonesia merupakan salah satu negara yang mengalami perkembangan ekonomi cukup pesat di antara negara ASEAN lainnya, dan memiliki peranan yang cukup penting karena kembali menjadi Ketua ASEAN. Oleh karena itu, kembali dengan bantuan Indonesia saya harap hubungan Jepang dan ASEAN kali ini dapat lebih erat.”
Menurut Dubes Yamada, hubungan Jepang dengan negara ASEAN, termasuk Indonesia masih harus terus ditingkatkan, agar tercipta hubungan persaudaraan yang baik, tidak hanya berlandaskan keuntungan semata.
“Selama ini, kita hanya memikirkan hubungan yang berlandaskan keuntungan semata, seperti kerjasama ekonomi, atau kestabilan politik, serta keamanan wilayah. Kali ini, bagaimana meningkatkan hubungan agar layaknya seperti saudara dan memperbaiki segala kekurangan, masih menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi kita semua,” ujar Dubes Yamada.
Lebih lanjut, Dubes Yamada juga menyatakan hubungan Jepang dengan ASEAN bukanlah hubungan vertikal, namun hubungan horizontal, yakni hubungan dengan asas saling membutuhkan.
“Jepang memang hadir untuk memberikan dukungan dan bantuan untuk pertumbuhan ASEAN, namun bukan berarti hubungan yang terjalin merupakan hubungan vertikal,” ujar Dubes Yamada.
Saat ditanya mengenai pengaruh Cina terhadap ASEAN dan Indonesia, Dubes Yamada mengungkapkan sedikit kekhawatirannya.
“Hubungan Jepang dan Cina sebelumnya memang tidak begitu harmonis, namun saat ini kami berusaha untuk memperbaiki hubungan yang ada, terlebih Jepang bersama Korea Selatan dan Cina tergabung dalam ASEAN+3,” ujar Dubes Yamada. “Mengenai masalah yang terjadi Laut Cina ataupun demo anti Jepang di Cina, masih terus kami cari jalan keluarnya.”
Selain itu, Dubes Yamada juga menyinggung pertemuan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN dan East Asian Summit (EAS) pada bulan November mendatang di Bali, yang rencananya akan membahas mengenai perkembangan rekonstruksi Jepang pasca gempa dan tsunami, cara penanggulangan bencana, kerjasama pertahanan, serta penanganan masalah yang terjadi di Laut Cina.
Sebelum mengakhiri wawancara, Dubes Yamada juga mengungkapkan rasa senangnya karena dapat berkantor di Jakarta.
“Saya merasa berada di rumah sendiri, karena warga Indonesia yang sangat ramah. Mereka selalu menanyakan keadaan di Jepang, dan mengungkapkan rasa simpatinya,” ujar Yamada. “Saya sangat senang sekali dapat bekerja disini. Saya rasa tidak ada negara lain di dunia yang seperti Indonesia.” (AN/JS)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|