Update Terakhir: 10:31 - 08 Peb 2012.

Metropolitan Tokyo Jumat Selenggarakan Latihan Untuk Bantu Para Komuter Saat Terjadi Bencana

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Tokyo-Jepang) Pemerintah Metropolitan Tokyo dan sejumlah Pemerintah Kota di sekitarnya, berencana melaksanakan latihan antisipasi bencana pada Jumat (03/02) bagi para pengguna angkutan umum masal (komuter), yang pada saat terjadinya bencana gempa, dan tsunami 11 Maret sebanyak 5,15 juta orang tertahan di Tokyo dan sekitarnya sehingga tidak bisa pulang kerumah.

Sekitar 10,000 orang dijadwalkan ikut serta dalam latihan yang diselenggarakan dekat stasiun Tokyo, Shinjuku, dan Ikebukuro, serta kawasan Teluk Tokyo.

Panitia penyelenggara akan menghubungi warga yang berperan sebagai komuter melalui surat elektronik yang dikirim menggunakan telepon seluler, dan siaran digital, serta posting di situs jaringan sosial seperti Facebook dan Mixi yang meminta agar warga menghindari pulang kerumah, dan memberikan petunjuk arah ke sejumlah penampungan sementara.

Eksodus para komuter paska terjadinya bencana gempa berkekuatan 9 skala richter pada 11 Maret tahun silam, telah menyebabkan kekacauan di Metropolitan Tokyo.

Latihan akan dilaksanakan dengan asumsi terjadi gempa berkekuatan 7,3 skala richter di bagian utara Teluk Tokyo.

East Japan Railway Co (JR East), yang dikritik menolak para komuter yang hendak menyelamatkan diri di stasiun kereta pada saat terjadinya gempa bulan Maret 2011, akan menyediakan tempat penampungan bagi para peserta latihan di tiga stasiun.

Sementara Toko Serba Ada Isetan di Shinjuku juga akan mengurus para pelanggannya, begitu juga Mitsubishi Corp, yang kantor pusatnya berdekatan dengan Stasiun Tokyo, akan mendistribusikan makanan bagi para karyawan, sebagai bagian dari latihan.

Di Teluk Tokyo, USS Lassen, Kapal perusak milik Amerika Serikat yang ditempatkan di Pelabuhan Yokosuka, serta kapal milik Pasukan Penjaga Pantai Jepang, dan Pasukan Bela Diri Unit Laut, akan membawa sekitar 400 orang peserta latihan ke Prefektur Chiba, dan Kanagawa, sebagai bagian dari program penyelamatan melalui jalur laut.

Panitia Penyelenggara rencananya akan mengevaluasi hasil latihan, dan akan memasukannya ke dalam pembahasan dengan pemerintah pusat guna memformulasi langkah untuk membantu para komuter di saat terjadinya bencana. (KN/Arry)