Hirai Kazuo : "Sony akan Kembangkan TV Generasi Masa Depan"
Jumat, 10 Februari 2012 18:47
(Tokyo-Jepang) Sony Corp sedang mempertimbangkan untuk mengembangkan dan meluncurkan televisi masa depan, termasuk model yang menggunakan layar elektroluminescent organik, guna memperbaiki unit bisnis tv yang terus merugi, dan menghadapi persaingan dari perusahaan Korea Selatan, ungkap Hirai Kazuo, yang akan menjabat posisi Presiden Direktur Sony Corp mulai 1 April.
"Hanya melakukan pemotongan biaya tidak akan memperbaiki situasi secara keseluruhan," ungkap Hirai dalam wawancara dengan Kyodo News beberapa waktu silam. "Kami harus meluncurkan produk yang akan diapresiasi konsumen."
Hirai (51 tahun), yang rencananya akan menggantikan Howard Stringer sebagai Presiden Direktur dan Chief Executive Officer, menyatakan perusahaan akan memutuskan saat peluncuran TV setelah terlebih dahulu memonitor perkembangan pasar."
Di tahun fiskal 2011, kemungkinan unit bisnis TV Sony Corp kembali nerugi akibat penguatan yen, dan ketatnya persaingan dari Samsung Electronics Co, dan LG Electronics Inc dari Korea Selatan.
Sony Corp tampaknya akan mengembangkan TV elektroluminescent organik, high definition dan hemat listrik dengan layar ukuran lebar yang bisa diletakkan di ruang tamu, sehingga bisa menghadapi perusahaan pesaing dari Korea yang telah mengembangkan layar elektroluminescent organik 55 inchi.
Mengenai TV generasi masa depan, Sony telah mengembangkan layar LED 55 inchi yang hemat energi, dan menggunakan LED sebagai sumber cahaya yang dikumpulkan di langsung di depan layar.
Menurut Hirai, perusahaan akan membuat keputusan, mengenai kapan dimulainya produksi TV generasi masa depan, yang kontrasnya lebih tinggi dibandingkan TV LCD yang diproduksi Sony saat ini, dan lebih sesuai untuk layar lebar.
"Sementara untuk mendorong penjualan produk TV LCD, Sony Corp berencana meningkatkan kinerja dasar, yakni high definition, warna yang cerah, dan suara yang jernih, namun disisi lain juga menambah sejumlah fungsi yang memungkinkan pengguna dapat menikmati konten melalui konektifitas jaringan," ungkap Hirai.
Hirai, yang menangani produk konsumen dan jasa, pada tahun 2011 mengumumkan rencana Sony Corp memperbaiki kinerja unit bisnis TV di tahun fiskal 2013 dengan melakukan langkah restrukturisasi seperti pemotongan biaya.
Sebagai bagian dari upaya itu, Sony telah mengumumkan dibatalkannya pendirian perusahaan patungan dengan Samsung untuk memproduksi TV LCD.
"Kami punya prakarsa lain yang akan dijalankan," ujar Hirai, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Langkah lain yang akan dilaksanakan dibawah kepemimpinan Hirai yakni menghidupkan kembali jabatan Chief Strategy Officer yang menangani merger dan akuisision mulai 1 April, yang merupakan pertama kalinya sejak tahun 2005.
"Ada berbagai cara untuk mengintegrasikan operasi dengan perusahaan lain, atau menjual dan mengakuisisi usaha," ujar Hirai. "Kami akan berkonsentrasi secara aktif pada langkah seperti itu dibawah satu kepemimpinan."
Sementara Hirai enggan berkomentar mengenai kemungkinan kerjasama atau ikatan bisnis dengan Olympus Corp, yang saat ini sedang menjajaki kerjasama dengan Sony Corp setelah terungkapnya skandal penutupan kerugian investasi di masa lalu yang dilakukan oleh anggota dewan direksi perusahaan produsen alat kesehatan dan kamera itu. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|