Kementerian Perhubungan Jepang Bahas Peningkatan Keamanan Maritim di Hotel Pullman Jakarta
Jumat, 02 Maret 2012 20:20
(Jakarta-Indonesia) Kementerian Agraria, Infrastruktur, Perhubungan, dan Pariwisata Jepang (Kokudokotsusho), bekerjasama dengan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Rabu (29/02), menyelenggarakan “Sea Transport Seminar Between Indonesia and Japan”di Hotel Pullman, Jakarta Pusat.
Seminar dihadiri sekitar 120 orang, termasuk staf Kementerian Perhubungan, perusahaan dan asosiasi swasta dari kedua negara, dan Japan International Cooperation Agency (JICA), serta menampilkan pembicara Wakil Menteri Perhubungan Jepang Kitamura Takashi dan Deputy Minister for Technical Affairs Hayashida Hiroshi, yang memperkenalkan teknologi untuk keamanan dan keselamatan dalam kapal, serta hubungannya dengan pelestarian lingkungan laut.
“Baik Jepang maupun Indonesia merupakan negara kepulauan yang dikelilingi laut. Saya rasa selanjutnya, cara pemanfaatan laut juga menjadi faktor penting untuk semakin meningkatkan ekonomi bagi kedua negara,” ujar Kitamura. “Pengembangan pelabuhan dan kapal di Indonesia, serta keamanan berlayar juga merupakan hal penting yang harus dipikirkan bersama.”
Menambahkan Kitamura, Hayashida menyatakan bahwa kerjasama Pemerintah Jepang dan Indonesia dalam pengembangan pelabuhan dan kapal laut, serta menjaga keamanan maritim, merupakan yang pertama kalinya dilakukan melalui bantuan dana Official Development Assistance (ODA) berbunga rendah.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan juga menjelaskan mengenai perkembangan proyek pembangunan pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat.
“Pergerakan ekonomi laut dunia terpusat dari barat ke timur, atau dari utara ke selatan, karena berada di tengah-tengah jalur itu, Indonesia memiliki posisi yang sangat penting di bidang maritim internasional,” ujar Bambang. “Oleh karena itu, kami rasa pengembangan pelabuhan akan menjadi langkah yang sangat penting dalam pertumbuhan ekonomi Indonesia.”
Selain menghadiri seminar, rombongan Kementerian Perhubungan juga mengunjungi area konstruksi pelabuhan Cilamaya, pelabuhan Tanjung Priok, dan kawasan industri di Karawang, Jawa Barat. (AN/JS)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|