Tim Kementerian Kesehatan Usulkan Dilanjutkannya Ujian Nasional Menggunakan Bahasa Jepang Untuk Calon Perawat Asing
Kamis, 08 Maret 2012 19:38
(Tokyo-Jepang) Tim ahli dari Kementerian Kesehatan, tenaga Kerja, dan Kesejahteraan (Kosei Rodo Sho/MHLW) Kamis (08/03) menerbitkan laporan yang didalamnya berisi usulan agar tetap dipertahankannya ujian nasional dengan menggunakan bahasa Jepang, meski ada himbauan agar para peserta warga asing diperbolehkan mengikuti ujian dengan soal dalam bahasa mereka sendiri.
Laporan tim juga menolak ide penggunaan bahasa asing dalam soal ujian nasional bagi warga asing, guna mendapatkan lisensi perawat di Jepang.
Laporan dari tim rencananya akan digunakan Kementerian Kesehatan untuk menentukan rincian pelaksanaan ujian nasional, yang akan ditetapkan akhir bulan ini.
Sejauh ini, tingkat kelulusan peserta ujian nasional perawat dari warga asing hanya sekitar 4 persen, termasuk para peserta program Kesepakatan Kemitraan Ekonomi (EPA) bilateral di sektor kesehatan.
Namun tim ahli menilai, sistem yang berlaku saat ini harus terus dilanjutkan, karena perawat diwajibkan memahami instruksi dari dokter pada saat membuat rekam medis, dan membacanya. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|