Update Terakhir: 03:40 - 13 Mar 2012.

CyberAgent : "Venture Capital Lirik Pasar Indonesia, Karena Peluangnya Masih Sangat Besar"

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Jakarta-Indonesia) CyberAgent Ventures, perusahaan venture capital asal Jepang, Rabu (07/03) menyelenggarakan Net-Impact Conference di Hotel Grand Hyatt Jakarta, yang menghadirkan pembicara dari sejumlah perusahaan venture capital di Asia Timur.

Salah satu diantara pembicara adalah Namba Toshimichi, Executive Vice President CyberAgent America Inc, yang pernah bekerja magang dibagian redaksi The Daily Jakarta Shimbun sekitar 10 tahun silam.

Saat diwawancarai Halo Jepang, seusai penyelenggaraan Net Impact Conference, Namba menjelaskan kini investasi venture capital CyberAgent difokuskan pada pasar Cina, Vietnam, dan Indonesia, dengan adanya penyelenggaraan acara ini bukan berarti Indonesia menjadi prioritas utama, tapi ketiga pasar ini penting bagi perusahaan.

"Penyelenggaraan kegiatan ini dilandasi pemahaman, kalau ingin sukses di bisnis venture capital, kami perlu mendapatkan wirausahawan yang baik, jadi semua peserta yang hadir berpotensi menjadi mitra kami," ujar Namba.

Lebih lanjut Namba menjelaskan, tidak ada kriteria khusus untuk menjadi mitra kami, selagi perusahaan berkecimpung di bisnis internet, atau bisnis terkait lainnya.

"Namun untuk memilih mitra, sebagian besar venture capitalist, dan juga saya pikir, pertama yang harus dilakukan adalah bertemu dengan personil dari perusahaan internet pemula," ungkap Namba. "Saat bertemu, kami bisa menilai apakah mereka layak dan bisa, serta punya nyali juga bakat. Jadi meski nantinya model bisnis pertama gagal, mereka bisa coba model bisnis lainnya, dan kemungkinan akan berhasil suatu hari nanti."

Menurut Namba, saat ini banyak venture capital yang melirik pasar Indonesia, karena peluangnya masih sangat besar.

"Saya dulu pernah tinggal di Indonesia sekitar 10 tahun silam, dan tidak banyak kenalan yang memulai bisnis baru, dan kalau melihat teman-teman saya di Universitas Gajah Mada (UGM), sepertinya tidak banyak dari mereka yang memulai usaha, bukan usaha kecil tapi yang besar," ungkap Namba. "Tapi sepertinya ini waktu yang tepat untuk memulai perusahaan internet, karena banyaknya peluang, dan juga berbagai pihak memberikan dukungan. Jadi kalau ada ide, dan keinginan menjadi besar, maka kini adalah saat yang tepat untuk memulai bisnis dibidang internet." (Arry Raymond)