PM Noda Upayakan Dapat Persetujuan Rakyat Untuk Pengoperasian Kembali Pembangkit Nuklir
Minggu, 11 Maret 2012 21:15
(Tokyo-Jepang) Perdana Menteri Noda Yoshihiko dalam konferensi pers Minggu (11/03) malam berjanji, akan berupaya mendapatkan persetujuan dari warga setempat untuk kembali mengoperasikan reaktor pembangkit nuklir, bila pemerintah pusat sudah membuat keputusan, guna menghindari kemungkinan terjadinya kekurangan pasokan listrik di seluruh Jepang yang dipicu oleh tidak adanya produksi energi dari pembangkit nuklir, yang sebelumnya memasok sepertiga kebutuhan listrik Jepang.
Dalam konferensi pers yang diselenggarakan dalam rangka memperingati satu tahun bencana gempa dan tsunami 11 Maret 2011, PM Noda juga menyatakan segera membuat permintaan resmi kepada Pemerintah Prefektur untuk menerima puing-puing dari daerah yang hancur dilanda bencana di wilayah Timur Laut Jepang.
"Pemerintah pusat akan berupaya maksimal untuk mendapatkan dukungan dari daerah yang memiliki pembangkit nuklir," ujar PM Noda. "Saya menyadari harus berada di depan untuk meminta persetujuan kerjasama dari pemerintah daerah dan warga setempat."
Saat ini, dari 54 pembangkit nuklir komersial yang ada di Jepang, hanya dua yang beroperasi.
Krisis di pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima, yang dipicu gempa berkekuatan 9,0 skala richter, dan dilanjutkan dengan terjangan tsunami pada 11 Maret, membuat warga khawatir mengenai keselamatan pembangkit nuklir.
Namun sejak menjabat posisi Perdana Menteri pada bulan September 2011, PM Noda mengungkapkan niatnya untuk mengoperasikan kembali pembangkit nuklir, dan mengingatkan kemungkinan terjadinya kekurangan pasokan listrik yang dapat berdampak buruk pada perekonomian domestik.
PM Noda juga menyatakan, dirinya akan mendesak pemerintah kota untuk menerima puing-puing dari daerah yang dilanda bencana, dan berjanji akan mempercepat proses pembuangan, yang prosesnya sempat terhenti akibat adanya kekhawatiran puing-puing itu berisi unsur radioaktif dari pembangkit nuklir nomor 1 Fukushima.
"Pemerintah pusat akan bergerak satu dua langkah kedepan untuk menghancurkan puing-puing," ujar PM Noda, sambil menambahkan dirinya akan menghimbau kerjasama dari perusahaan swasta seperti perusahaan semen untuk menangani masalah itu.
Sejumlah pemerintah daerah telah mengumumkan niat untuk bekerjasama, namun diluar Wilayah Timur Laut Jepang, hanya Pemerintah Metropolitan Tokyo yang telah menerima puing-puing. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|