Update Terakhir: 16:56 - 15 Apr 2012.

KJRI Osaka Selenggarakan Seminar Pengembangan Infrastruktur di Indonesia Akhir April

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 


(Osaka-Jepang) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Osaka rencananya pada 27 April akan menyelenggarakan seminar mengenai pengembangan infrastruktur di Indonesia, khususnya wilayah Jabodetabek, guna membuka kesempatan bisnis bagi pengusaha Jepang.

Dalam seminar ini, KJRI Tokyo bekerjasama dengan The Osaka Chamber of Commerce and Industry, The Kobe Chamber of Commerce and Industry, Public Interest Incorporated Association, dan Kansai Economic Federation (Kankeiren), mengundang pembicara Direktur Utama PT Angkasa Pura II Tri S. Sunoko dan Presiden Direktur PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) II RJ Lino, dan perwakilan dari Japan Bank for International Cooperation (JBIC).

"Kondisi infrastruktur di Indonesia merupakan topik yang paling banyak ditanyakan peserta saat menggelar seminar bisnis bagi pengusaha Jepang. Gambaran mengenai infrastruktur di Indonesia masih negatif di mata pengusaha Jepang sehingga membuat mereka ragu untuk menjajaki bisnis di Indonesia," ujar Konjen KJRI Osaka Ibnu Hadi saat diwawancara Halo Jepang! Selasa (10/04).


KJRI Osaka ingin membuka minat para pengusaha Jepang untuk berinvestasi ke Indonesia dengan menonjolkan infrastruktur yang merupakan salah satu pendukung pertumbuhan industri dan ekonomi agar terus berkembang dengan baik.

Ibnu Hadi juga menjelaskan, terbatasnya informasi mengenai infrastruktur Indonesia juga menjadi alasan pengusaha Jepang tidak yakin. Sehingga, KJRI Osaka ingin memberikan gambaran jelas mengenai situasi dan rencana atau proyek yang tengah digarap Pemerintah Indonesia terkait infrastruktur, khususnya jalan raya dan pelabuhan.

"Seminar diharapkan bisa memberikan informasi yang menyeluruh kepada pengusaha Jepang terutama yang bergerak di bidang pengadaan infrastruktur, sehingga meningkatkan kepercayaan mereka terhadap investasi di Indonesia," paparnya.

Seminar akan dilaksanakan mulai pukul 2 hingga 4 siang waktu setempat, di Rihga Royal Hotel di Osaka, dan rencananya dihadiri sekitar 100 pengusaha Jepang khususnya di wilayah kerja KJRI Osaka, yakni Kansai, Chugoku, dan Shikoku, ditambah Prefektur Fukui dan Mie. (Yuki)