Update Terakhir: 13:49 - 25 Mei 2012.

3 Jaringan Mini Market Jepang Bukukan Laba Operasi Tertinggi di Tahun Fiskal 2011

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Tokyo-Jepang) Tiga dari empat pengelola jaringan mini market utama di Jepang membukukan laba operasi tertinggi pada tahun fiskal 2011, sebagian disebabkan meningkatnya jumlah pelanggan pasca bencana gempa dan tsunami 11 Maret, ungkap laporan pendapatan yang dirilis pada Kamis (12/04).

Diantara ketiga pengelola jaringan mini market, laba operasi Seven-Eleven Japan Co, jarngan mini market terbesar di Jepang, naik 8,3 persen menjadi 183,1 miliar yen, sementara Lawson Inc naik 12,1 persen menjadi 56,2 miliar yen, dan FamilyMart Co, naik 13,5 persen menjadi 38,2 miliar yen.

Sedangkan laba operasi Circle K Sunkus Co naik 16,8 persen menjadi 21,3 miliar yen.

Menurut para pengamat, penambahan laba sebagian disebabkan naiknya jumlah konsumen wanita dan warga lanjut usia, yang membeli makanan segar, dan produk lainnya setelah terjadinya bencana.

Penjualan di seluruh gerai Seven-Eleven naik 11,3 persen menjadi 3,280,5 miliar yen terhitung sampai 29 Februari 2012, dan membuatnya menjadi pengelola mini market pertama di Jepang yang mencapai penjualan tahunan melampaui 3 triliun yen.

Sementara Lawson, yang meningkatkan penjualan sayuran dan bento untuk makan siang dengan menargetkan konsumen wanita, membukukan kenaikan penjualan sebesar 7,9 persen menjadi 1,621,3 miliar yen.

Sedangkan laba operasi FamilyMart juga naik seiring dengan meningkatnya penjualan makanan yang telah disiapkan, dan salad untuk para konsumen yang peduli kesehatan, berdampak pada nilai penjualan naik 6,5 persen menjadi 1,534,6 miliar yen.

Circle K Sunkus membukukan kenaikan penjualan 4,8 persen menjadi 896,4 miliar yen, dipicu oleh tingginya penjualan rokok.

Pasca pengumuman hasil pendapatan, sejumlah pengelola mini market menetapkan peningkatan jumlah gerai di tahun fiskal 2012. (KN/Arry)