Update Terakhir: 15:12 - 17 Apr 2012.

Sony Targetkan Kenaikan Penjualan 30% Dalam 3 Tahun Kedepan

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Tokyo-Jepang) Presiden Direktur Sony Corp Hirai Kazuo Kamis (12/04) mengumumkan akan berupaya meningkatkan penjualan diatas 30 persen dalam tiga tahun kedepan, dengan memperkuat bisnis inti elektronik, dan disisi lain mengurangi jumlah pegawai dan biaya lainnya.

Untuk tahun fiskal 2012 sampai 2015, Sony menargetkan penjualan sebesar 8,5 triliun yen, naik dari proyeksi 6,4 triliun yen yang disampaikan pada tahun 2011.

Pada tahun fiskal 2014, Sony menargetkan unit bisnis elektronik, termasuk pencitraan digital, game, dan mobile, dapat membukukan penjualan senilai 6 triliun yen, dan laba operasi sebesar 5 persen, serta membangun kembali unit bisnis televisi yang merugi.

Di tahun fiskal 2012, Sony akan mengurangi jumlah pegawai sebanyak 10,000 orang, dan membelanjakan 75 miliar yen untuk program restrukturisasi.

Sony juga akan memperluas unit bisnis kesehatan dengan melakukan merger dan akusisi.

Pada hari Selasa, Sony merevisi lebih rendah lagi proyeksi penerimaan untuk tahun fiskal 2012, lebih dua kali dari perkiraan awal rugi bersih menjadi 520 miliar yen.

"Sebagai CEO, saya menanggapi sangat serius proyeksi rugi itu," ujar Hirai dalam konferensi pers di Tokyo. "Namun disaat bersamaan, saya kembali membulatkan tekad untuk merubah dan membangkitkan kembali Sony."

Untuk memulihkan unit bisnis TV, yang terus merugi dalam delapan tahun terakhir, Hirai menyatakan Sony sedang mempertimbangkan untuk membentuk aliansi dengan sejumlah perusahaan, dan menegaskan target untuk membuat perusahaan kembali menghasilkan laba pada tahun fiskal 2013.

"Kami mempertimbangkan berbagai kemungkinan aliansi," ujar Hirai, namun enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai hal itu.

Guna merestrukturisasi unit bisnis TV, pada tahun fiskal 2013, Sony akan memotong biaya tetap sekitar 60 persen, dan biaya operasi sekitar 30 persen dibanding tahun fiskal 2011.

Sony juga menargetkan perluasan bisnis di pasar negara berkembang yang tumbuh cepat, dengan memfokuskan pada penjualan dan pemasaran, serta memperkenalkan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen setempat.

Untuk tahun fiskal 2012, Sony memprediksikan rugi bersih senilai 520 miliar yen, lebih besar dari rugi bersih tahun 2011 yang sebesar 259,59 miliar yen, dan nilai penjualan sebesar 6,4 triliun yen, atau turun sekitar 11 persen. (KN/Arry)