Update Terakhir: 15:01 - 20 Apr 2012.

Mantan Ketua JJC: “Setahun Terakhir Semakin Banyak Warga Jepang Datang ke Indonesia”

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Jakarta-Indonesia) Ketua Umum Jakarta Japan Club (JJC) Periode 2011-2012 Hyodo Masayuki, Selasa (17/04), seusai menghadiri pertemuan tahunan dan memilih ketua umum baru, menyatakan bahwa selama dirinya menjabat sebagai Ketua Umum JJC, semakin banyak warga Jepang yang datang ke Indonesia.



“Setahun terakhir, semakin banyak warga Jepang yang datang ke Indonesia, bahkan hari-hari selama saya menjabat sebagai Ketua Umum JJC merupakan masa-masa sangat sibuk karena banyaknya kegiatan yang dilakukan,” ujar Hyodo yang juga menjabat Presiden Direktur Sumitomo Indonesia. “Saya kadang merasa pagi, siang, malam tidak ada dalam satu hari. Setahun rasanya lebih dari seribu hari.”



Hyodo yang menjabat sebagai Ketua Umum JJC sejak April 2011, juga mengungkapkan keterlibatan JJC dalam proyek Metropolitan Priority Area (MPA), bagian dari Masterplan for Acceleration and Expansion of Indonesian Economic Development 2011-2025, yang pertemuan pertamanya dilaksanakan seminggu setelah terjadinya bencana 11 Maret, dan dihadiri Wakil Menteri Luar Negeri Jepang saat itu, Kikuta Makiko.

“Kami ingin terlibat dalam berbagai kegiatan yang dapat menjadi penghubung kedua negara. Kami harap JJC dapat membantu di segala bidang, tidak hanya di bidang ekonomi atau peningkatan infrastruktur,” ujar Hyodo.



Selain itu, Hyodo mewakili warga Jepang yang tinggal di Indonesia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kebaikan warga dan pemerintah Indonesia yang ikut memberikan bantuan kepada Jepang setelah terjadinya gempa dan tsunami 11 Maret, mulai dari kunjungan Presiden Yudhoyono ke lokasi bencana sampai dengan pengumpulan dana yang dilakukan di jalan-jalan oleh para alumni yang berkuliah di Jepang.



Lebih lanjut, Hyodo juga mengenang peristiwa demo besar pada akhir Januari silam di Bekasi, menjadi pelajaran berharga bagi JJC, yang sebagian besar anggotanya merupakan pebisnis Jepang di Indonesia agar dapat menghargai tenaga kerja Indonesia dengan memberikan hak yang sudah sepantasnya mereka terima.

Rencananya, pada pertengahan Mei mendatang, Hyodo akan kembali ke Jepang, dan akan memfokuskan diri pada pekerjaannya.



“Mulai saat ini saya akan fokus kepada pekerjaan saya. Rasanya benar-benar sangat disayangkan melepaskan pekerjaan yang penuh dengan tanggung jawab untuk lebih memperkenalkan kebudayaan Jepang kepada warga Indonesia,” ujar Hyodo. “Untuk selanjutnya, saya berharap teman-teman di JJC terus semangat bekerja dan semoga sukses!” (AN/JS)