DPJ Segera Cabut Penghentian Sementara Keanggotaan Ozawa Ichiro
Selasa, 08 May 2012 19:15
(Tokyo-Jepang) Partai Demokrat (Minshu To/DPJ) Selasa (08/05) memutuskan mencabut penghentian sementara keanggotaan Ozawa Ichiro setelah Pengadilan Negeri Tokyo Kamis dua pekan silam menetapkan dirinya tidak bersalah dalam kasus pemalsuan dana politik, dan keputusan ini memuluskan jalan bagi Ozawa untuk ikut serta dalam pemilihan Ketua Umum bulan September mendatang.
Keputusan pencabutan akan resmi berlaku mulai Kamis, atau bersamaan dengan tenggat waktu pengajuan peninjauan kembali atas penetapan Pengadilan Negeri Tokyo atas kasus yang melibatkan Ozawa.
Pengurus pusat DPJ mengambil keputusan ini meski ada himbauan dari sejumlah anggota partai, yang meminta untuk menunggu sampai sudah ada kejelasan apakah tim pengacara yang bertindak sebagai jaksa penuntut akan mengajukan peninjauan kembali atas penetapan pengadilan negeri Tokyo yang diumumkan pada 26 April. Tim pengacara diperkirakan menyampaikan keputusannya pada hari Rabu.
Sekretaris Jenderal DPJ Koshiishi Azuma, yang merupakan sekutu Ozawa, menjelaskan kepada media seusai rapat pimpinan pusat partai, penghentian sementara akan dicabut pada hari Kamis tanpa menghiraukan apakah akan ada pengajuan peninjauan perkara.
DPJ pada Februari 2011 menghentikan sementara keanggotaan Ozawa Ichiro, yang mengetuai faksi terbesar dalam DPJ, yang pada bulan sebelumnya dituntut dalam kasus pemalsuan laporan dana politik.
Saat itu juga ditetapkan penghentian sementara akan dicabut bila sudah ada ketetapan akhir dari pengadilan.
Selama proses pengadilan berlangsung, Ozawa selalu menyatakan dirinya tidak bersalah.
Sementara Koshiishi, selalu berupaya menyelesaikan masalah itu sebelum selesainya tenggat waktu, karena ada keyakinan peninjauan kembali hanya akan mendorong penentangan terhadap pencabutan penghentian sementara.
Disaat sejumlah anggota partai enggan mencabut penghentian sementara keanggotaan Ozawa sebelum proses pengadilan berakhir, Koshiishi justru memperlihatkan dukungan kepada Ozawa, dengan tujuan menghilangkan perpecahan didalam partai terkait rencana pemerintah untuk menaikkan pajak konsumsi, ungkap anggota parlemen asal DPJ.
Pencabutan penghenatian sementara keanggotaan Ozawa tampaknya akan mempengaruhi hasil pembahasan parlemen mengenai rencana kenaikan pajak, yang akan dimulai Selasa, mengingat Ozawa menentang rencana kenaikan pajak.
Namun masih belum ada kejelasan apakah Ozawa akan bersikap bijaksana terhadap rencana kenaikan pajak bila keanggotaannya dipulihkan.
Selama ini, Ozawa selalu beralasan rencana kenaikan pajak bertentangan dengan janji kampanye pemilihan anggota Majelis Rendah, yang membawa DPJ ke tampuk kekuasaan.
Sementara PM Noda, yang berulang kali menyatakan akan mempertaruhkan karir politiknya untuk mendapatkan pengesahan rancangan undang undang kenaikan pajak, membutuhkan kerjasama Ozawa dan sekutunya untuk meloloskan ruu kenaikan pajak dalam sesi sidang parlemen saat ini yang akan berakhir pada bulan Juni.
Keputusan DPJ mengenai keanggotaan Ozawa segera mendapat kecaman dari kubu oposisi.
Ishihara Nobuteru, Sekretaris Jenderal Partai Liberal Demokrat (Jimin To/LDP) menyatakan keputusan itu diambil tergesa-gesa, karena masih belum jelas apakah Ozawa "99 persen" bersalah atas tuntutab yang diajukan. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|