Update Terakhir: 07:25 - 25 Jul 2012.

Nur Sumie Alie, Dosen FIB Universitas Bung Hatta Padang Terima Penghargaan dari Pemerintah Jepang

Penilaian Pengguna: / 1
JelekBagus 

(Sumatera Barat-Indonesia) Nur Sumie Alie, Dosen Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Bung Hatta Padang, Rabu (09/05), menerima penghargaan dari pemerintah Jepang, atas kontribusinya dalam penyebaran Bahasa dan Budaya Jepang di Indonesia.


Penghargaan diserahkan oleh Konsul Jenderal Jepang di Medan Hamada Yuuji di Universitas Bung Hatta, dengan disaksikan lebih dari 60 orang relasi dan teman.


Sumie yang bernama asli Kodaki Sumie, merupakan seorang warga Jepang yang menikah dengan pria Indonesia lulusan Universitas Kobe dan tinggal di Padang Sumatera Barat sejak tahun1974.


Sumie juga melanjutkan kuliah ke Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia di Universitas Bung Hatta, dan sejak tahun 1990 menjadi dosen Bahasa Jepang di universitas tersebut.


Sebagai seorang dosen, Sumie seringkali membantu para mahasiswanya dalam pembuatan rangkuman skripsi yang ditulis dalam Bahasa Jepang, mulai dari tema budaya sampai linguistik. Bahkan banyak mahasiswanya yang terinspirasi oleh dirinya, dan kini menjadi guru Bahasa Jepang.


Tidak hanya berperan besar dalam dunia pendidikan Bahasa Jepang, Sumie juga turut berperan aktif dalam pertukaran budaya Jepang dan Indonesia. Salah satunya, sebagai penanggung jawab kelas drama pendek Jepang (Sungeki) yang didirikan sekitar 15 tahun silam, dan secara tidak langsung mempopulerkan budaya Jepang, sehingga festival kebudayaan Jepang juga mulai diselenggarakan di Padang.


Tidak hanya itu, Sumie juga pernah menjabat sebagai Ketua Persatuan Warga Jepang Padang, dan sampai saat ini pun masih aktif sebagai penghubung sesama warga Jepang di Indonesia.


“Saya merasa belum memberikan kontribusi apa-apa, saya rasa masih banyak warga Jepang lain yang lebih berjasa dibandingkan saya,” ujar Sumie saat menerima penghargaan dari Konsul Jepang di Medan Hamada Yuuji. “Tapi satu yang pasti, saya akan terus belajar, agar dapat mengajar dengan lebih baik.” (AN/JS)