Tingkatkan Jumlah Produksi, Nichias Rockwool Indonesia Bangun Pabrik Bahan Peredam Panas di Karawang

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(Jawa Barat-Indonesia) PT. Nichias Rockwool Indonesia, Jumat (25/05), membangun pabrik baru di Kawasan Industri Kujang Cikampek (KIKC), Jawa Barat, untuk meningkatkan jumlah produksi di Indonesia.


Menurut Presiden Direktur Nichias Sunijaya, yang menangani penjualan produk rockwool di Indonesia, Matsumoto Tadashi, pabrik baru seluas 9,000 meter persegi ini akan dioperasikan mulai Juni mendatang, dengan kapasitas produksi rockwool sebesar 10,000 ton per tahun.


“Jika digabung dengan kapasitas produksi pabrik pertama yang sebesar 5,000 ton per tahun, maka jumlah kapasitas produksi keseluruhan menjadi 15,000 ton per tahun atau 3 kali lipat dari jumlah produksi sebelumnya,” ujar Matsumoto. “Sebagian besar produksi akan kami prioritaskan untuk pasar Indonesia.”


Rockwool merupakan wool sintetis yang terbuat dari batu dan biasanya digunakan sebagai bahan peredam panas dalam bangunan, rumah, atau pembangkit listrik.


Menurut President and Chief Executive Officer Yano Kunihiko Nichias Corp., saat ini di Indonesia, sebagian besar bangunan masih menggunakan glasswool, yakni bahan peredam panas dengan kualitas rendah dan kurang tahan lama, untuk menghemat biaya pembangunan.


“Untuk selanjutnya, kami akan lebih memperkenalkan penggunaan rockwool, sebagai bahan peredam panas yang berkualitas dan lebih tahan lama di Indonesia,” ujar Yano. “Awalnya, sejak pabrik pertama dibangun tahun 1995, kami memang mengalami kesulitan dalam memasarkannya di Indonesia, namun 4-5 tahun terakhir, semakin banyak gedung bertingkat di Indonesia, khususnya Jakarta, yang mementingkan kenyamanan orang-orang di dalamnya, sehingga rockwool semakin banyak digunakan.”


Tidak hanya itu, Yano juga mengungkapkan akan meningkatkan pangsa pasar rockwool produksi Nichias di Indonesia, setelah pabrik baru beroperasi nanti. (AN/JS)