Headline/ Laporan Kantor Kabinet : Kewirausahaan Jadi Kunci Untuk Pertumbuhan Jepang

Penilaian Pengguna: / 0
JelekBagus 

(TOKYO-Jepang) Jepang akan melakukan inovasi teknik guna menjamin pertumbuhan ekonomi, meski terus bertambahnya jumlah warga lanjut usia, dan rendahnya tingkat kelahiran, ungkap buku putih bidang ekonomi dan keuangan yang dirilis Kabinet PM Noda Jumat (27/07), mengisyaratkan dukungan bagi para wirausahan untuk memainkan peranan utama untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

Buku putih juga menyatakan pengenalan teknologi dan produk baru merupakan kunci bagi perbaikan produktivitas industri Jepang, dan hal itu akan membantu mengatasi berbagai masalah yang sedang dihadapi Jepang, termasuk deflasi kronis, dan dampak lanjutan dari bencana gempa dan tsunami 11 Maret 2011.

Buku putih, yang mendapat persetujuan Kabinet pada Jumat pagi, menyoroti lingkungan tidak mendukung bagi warga Jepang yang hendak memulai usaha.

Menurut laporan Kantor Kabinet, dari jumlah keseluruhan populasi, rasio penduduk usia 18 sampai 64 tahun yang pernah ikut serta dalam pendirian perusahaan pada tahun 2011 di Jepang hanya sebesar 5,2 persen, lebih sedikit dibanding Amerika Serikat yang sebesar 12,3 persen.

Lebih lanjut dalam laporan ditulis, guna memperbaiki situasi pemerintah harus memecahkan sejumlah masalah, karena rendahnya penilaian sosial terhadap kewirausahaan, dan kurangnya pemahaman riil mengenai wirausaha.

Selain itu, Buku putih juga juga menyatakan pemerintah dapat mendorong inovasi guna menghadapi persaingan dari negara lain di perdagangan internasional, mengungkapkan niat Tokyo untuk melakukan lebih banyak lagi kesepakatan perdagangan bebas (free trade agreement).

Sementara mengenai situasi pemulihan dari bencana gempa dan tsunami, Kantor Kabinet menilai produksi dan lapangan kerja hampir pulih ke level sebelum terjadinya bencana, meski masih ada celah pada laju pemulihan antara wilayah yang dilanda tsunami, dan yang tidak.

Menurut Kantor Kabinet, lebih banyaknya warga yang meninggalkan Prefektur Iwate, Miyagi dan Fukushima, dapat mengakibatkan penurunan ekonomi setempat karena perginya generasi muda.

Buku putih juga menyatakan perlunya untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkualitas, menyarankan dilakukannya pembangunan masyarakat yang berkelanjutan dengan mempertimbangkan aspek lingkungan. (KN/Arry)