Berita Politik
Ketua Umum JAMA Nilai Penguatan Yen Ancam Industri Jepang
Senin, 04 Juni 2012 19:09
(Tokyo-Jepang) Ketua Umum Japan Automobile Manufacturers Association (JAMA) Toyoda Akio Senin (04/06) menyatakan, perusahaan manufaktur Jepang akan menghadapi situasi yang sangat pelik akibat penguatan yen berdampak pada menyusutnya nilai ekspor.
"Bila tingkat seperti ini terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama, maka industri manufaktur akan bangkrut," ujar Toyoda, yang juga Presiden Direktur Toyota Motor Corporation.
Lebih lanjut Toyoda menyatakan, berbagai faktor yang menyulitkan seperti prediksi kurangnya pasokan listrik, dan tingginya pajak korporasi mengakibatkan produksi didalam Jepang dinilai "tidak logis".
Namun Toyoda menambahkan, Jepang membutuhkan perusahaan manufaktur guna menciptakan lapangan kerja, dan untuk itu mendesak pemerintah mengambil tindakan untuk memperbaiki situasi bisnis.
Toyoda juga menghimbau, agar pemerintah dan perusahaan penyedia listrik untuk memahami perasaan tidak nyaman dikalangan warga dan perusahaan terhadap pasokan listrik pada musim panas, meski menekankan perlunya bagi warga dan perusahaan untuk mengurangi penggunaan listrik. (KN/Arry)
Berita lainnya...
- PM Noda Reshufle Kabinet Guna Dapatkan Dukungan Dari Oposisi Untuk RUU Kenaikan Pajak
- Bridgestone & Ajinomoto Ciptakan Karet Sintetis Dari Biomassa
- Targetkan LDP Jadi Mitra Untuk Bahas RUU Kenaikan Pajak, PM Noda Reshufle Kabinet Senin
- Zan Yamashita & Kentaro, Penari Kontemporer Asal Jepang Meriahkan Indonesia Dance Festival ke-11
Halaman 9 dari 85
«MulaiSebelumnya12345678910SelanjutnyaAkhir»