KOMUTOKU, Kumpulan Para Pecinta Tokusatsu di Indonesia
Terakhir Diperbaharui pada Kamis, 18 Agustus 2011 23:31 Ditulis oleh Administrator Selasa, 16 Agustus 2011 00:29
(Jakarta-Indonesia) Tokusatsu merupakan salah satu budaya pop, yang menampilkan tokoh pahlawan dengan kemampuan super (super hero) dalam film, dan mulai berkembang sejak tahun 1950-an saat kisah Godzilla mulai diproduksi di Jepang. Namun, tokusatsu baru dikenal di Indonesia sekitar awal tahun 1990-an.
Tokusatsu berasal penggabungan dua kata dalam bahasa Jepang, yakni 'Tokushou' (khusus/unik) dan 'Satsuei' (pengambilan gambar), yang berarti film dengan menggunakan efek dan teknik khusus dalam pengambilan gambar.
Di Indonesia, terdapat Komunitas Tokusatsu Indonesia, biasa disebut KOMUTOKU, yang menjadi tempat berkumpulnya para pecinta film mengenai pahlawan Jepang.
KOMUTOKU, yang dibentuk pada 8 Mei 2007, memiliki jumlah anggota sebanyak lebih dari 4 ribu orang, dari berbagai wilayah Indonesia, dan beberapa negara lainnya, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Amerika.
"Komutoku ingin menggandeng orang-orang yang memiliki kesamaan minat terhadap tokusatsu. Nantinya kami ingin membuat film tokusatsu sendiri, dengan karakteristik pahlawan khas Indonesia," ujar Ketua KOMUTOKU Richfield Edbert.
Disini, para anggotanya bisa saling bertukar informasi dan berdiskusi seputar film tokusatsu melalui forum, dan memberikan kesempatan untuk bisa ikut serta dalam kegiatan cosplay (costum player).
Jenis tokusatsu yang banyak dibahas dalam komunitas, seperti Kamen Rider , Super Sentai, Metal Hero, Ultraman, hingga tokoh monster (kaijuu), dan henshin heroes lainnya. Umumnya, mereka meniru sosok pahlawan tersebut untuk membuat kostum cosplay.
Tahun 2010, KOMUTOKU pernah menjadi juara dua dalam Anime Festival Asia (AFAX), kompetisi cosplay tingkat Asia di Singapura, dan kerap kali ikut serta dalam berbagai pameran dan festival, yang berhubungan dengan Jepang, seperti Jakarta Japan Matsuri dan Japan Carnival.
"Untuk bergabung dalam komunitas, yang dibutuhkan hanyalah minat dan kecintaan terhadap tokusatsu," tambah Richfield.
Rencananya, pada pertengahan tahun 2012, KOMUTOKU akan mengirimkan dua tim untuk mengikuti kompetisi cosplay tingkat internasional di Kota Nagoya, Prefektur Aichi, bertajuk 'World Cosplay Summit'. (Yuki)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
