Promosi KNT Pop, Curio Asia Roadshow ke UI


(Depok) PT Curio Asia, rumah produksi program Kokoronotomo, Senin (17/02) mengunjungi Universitas Indonesia dalam rangka Roadshow to Campus, guna mempromosikan KNT Pop, yang saat ini sedang tayang di Metro TV, dikalangan mahasiswa.


Acara yang berlangsung di Pusat Studi Jepang, dihadiri para kru, mulai dari Andi Pangestu kepala produser, penulis naskah Monica, pemeran Tomo kun Ryan Adriandhy, dan Angga penulis novel, I heart Tokyo.


Roadshow dikemas dalam komunikasi interaktif antara para kru dan peserta yang hadir, dimulai dengan presentasi singkat mulai dari menceritakan pengalaman para kru saat pengambilan gambar dan latar belakang seluruh pembuatan KNT pop. Disambung dengan sesi tanya-jawab sampai kepada acara kuis berhadiah dan lucky-draw.


Menurut Andi Pangestu, Kepala Produser KNT pop, roadshow ditujukan sebagai upaya pendekatan personal para kru dibalik layar dan pemeran Tomo kun untuk melihat feedback langsung dari para peserta.


Tsutomu Gabriel Komori, PT. Super Japan Indonesia, salah satu sponsor KNT pop menjelaskan, "Event ini merupakan bentuk promosi guna menarik perhatian para peserta yang ingin tahu mengenai proyek KNT pop ini dan memberikan pemahaman yang baik mengenai budaya dan ciri khas Jepang yang pada akhirnya menarik orang-orang Indonesia untuk mengunjungi Jepang."


Rencananya, roadshow ini juga akan dilaksanakan di sejumlah kampus lain di Jabodetabek, seperti Dharma Persada dan Universitas Multimedia Nusantara, yang dipilih karena mempunyai Fakultas Sastra program studi Jepang dan kajian mengenai Jepang.


Selain roadshow, pada 25 Februari mendatang di Gramedia Matraman, KNT pop juga berencana meluncurkan “I heart Tokyo”, yang merupakan perluasan dari Program TV Kokoronotomo, di bundling dengan “Yubishashi”, buku panduan wisata, bagi yang mau mengerti lebih tentang Jepang, dengan hanya menunjuk jari, event ini akan dihadiri pemeran Kokoro chan, Kimoto Yuki.


Ketika ditanya mengenai komentarnya mengenai program KNT pop, Andi mengharapkan dapat menjadi satu icon program TV Indonesia-Jepang sehingga menimbulkan kesan positif yang membekas di hati para pemirsa televisi, dan juga menjadi sarana untuk menjembatani hubungan persahabatan people to people melalui kisah persahabatan antara pemuda Indonesia dan gadis Jepang.