Steven Tach Kembali Hadir di IFW Dengan Tema Redesign

Steven Tach Kembali Tampil di IFW Dengan Tema Redesign(Jakarta) Ajang fashion terbesar “Indonesia Fashion Week” IFW 2016 yang diselenggarakan di Jakarta Convention Center (JCC) usai pada 13 Maret silam. Selama acara yang berlangsung empat hari ditampilkan sebanyak 12.000 busana dalam 32 fashion show dan lebih dari 200 booth.


Dalam penyelenggaraan tahun ini, sebanyak tiga perancang asal Jepang kembali tampil, yakni Kubo Koshi, Horiuchi Chiharu dan Steven Tach, yang bagi dirinya ini merupakan kali ketiga ikut serta dalam ajang Indonesia Fashion Week yang menghadirkan brand “FashUnica by SteVen TACH ”.


Steven TachPertama kali tampil di ajang Indonesia Fashion Week pada tahun 2014, Steven bertemu dengan Mulia Denny, salah seorang perancang kain tradisional, dan keduanya sepakat untuk berkolaborasi dan membuat brand baru. Selanjutnya pada tahun kedua, masih menampilkan tema yang sama. “Namun pada tahun ketiga ini, dilakukan “re-design” tema yakni dengan menggunakan desain modern pada bahan kain tradisional Indonesia,” ujar Stephen.


Karya yang ditampilkan Steven dan Mulia kali ini yakni pewarnaan teknik Jepang untuk batik Pekalongan dan alas kulit, serta kombinasi dari keduanya, kemudian dihadirkan dalam peragaan yang mendapat perhatian sangat besar dari pengunjung IFW 2016.


Menanggapi besarnya antusiasme pengunjung terhadap karyanya, Steven menyatakan, “Ada banyak orang yang mempunyai selera fashion di Indonesia. Dan untuk batik, ada juga yang pembuatannya mengkombinasikan antara selera pasar dengan penerapan budaya dan tradisi.”


Usai penyelenggaraan IFW 2016, karya Steven Tach ditampilkan di salah satu butik yang berlokasi di Rukan Kelapa Gading Square, Jakarta Utara.


“Untuk selanjutnya akan mencoba tantangan baru dengan membuat rancangan yang menggunakan batik asli buatan tangan,” kata Steven.