Flash Mob Dance Jadi Andalan Untuk Lamaran
Kamis, 19 May 2016 17:58
(Tokyo) Flash mob dance, tarian yang dilakukan secara bersama-sama dengan menekankan pada unsur kejutan, dalam lima tahun terakhir kian populer di Jepang. Tidak hanya dilakukan di taman atau jalan, tapi juga ditampilkan dalam berbagai acara seperti event perusahaan, resepsi pernikahan, dan tentunya untuk melamar pasangan.
Sebelumnya flash mob dance banyak dilakukan kalangan muda di tempat umum untuk tujuan hiburan dan bersenang-senang bersama dengan teman dan kelompok, yang untuk berkumpul terlebih dahulu melakukan komunikasi melalui media sosial, atau surat elektronik berantai (viral).
Emotion Rise, agensi kreatif yang berdiri sejak tiga tahun silam dan berkantor di Osaka, serta memiliki cabang di Tokyo, Nagoya, Fukuoka dan Hokkaido, merupakan salah satu agensi yang memfasilitasi event flash mob dance.
Dari sekitar 500 permintaan yang diterima pada tahun 2015 silam untuk penyelenggaraan flash mob dance, sekitar 70 persennya untuk pesta pernikahan, dan sisanya yang sebesar 30 persen untuk acara lamaran di tempat umum seperti taman, dan kawasan komersial seperti pusat perbelanjaan atau restoran.
Untuk satu kali tampil, biayanya mulai dari 250.000 yen sampai beberapa juta yen, yang sangat tergantung pada jumlah opsi yang ditambahkan seperti latihan menari jika klien juga ingin ikut menari, dan pengambilan gambar untuk video.
Sebagai contoh, untuk paket lamaran biayanya sekitar 500.000 yen, termasuk sewa tempat, pengiriman 16 penari, dan latihan menari di studio, serta opsi rekaman video dan penyewaan helikopter untuk pasangan.
"Selama berlangsungnya flash mob dance yang butuh waktu sekitar 5 menit, hati para pasangan yang dilamar akan sangat terkejut, juga senang serta berbagai perasaan lainnya, dan pastinya akan tersentuh sangat dalam," ungkap Nishitani Hiroki, salah satu staf Emotion Rise.
Sementara untuk klien, Nisawa Hishatomo, Creative Director Emotion Rise menjelaskan saat ini sebagian besar berasal dari Jepang, baik pria maupun wanita, tapi ada juga orang asing yang menggunakan jasanya seperti dari Cina dan Eropa.
Menurut Nisawa, permintaan untuk flash mob dance tidak hanya untuk event terkait pernikahan dan lamaran, tapi juga acara reuni, peringatan ulang tahun, dan juga acara perusahaan.
“Namun untuk acara terkait event pernikahan, dan juga lamaran semakin meningkat, yang kemungkinan karena banyak pemesan yang ingin mendapatkan awal yang bersemangat dengan menggunakan flash mob yang penuh energi dan dinamis,” kata Nisawa.
Flash mob awalnya muncul sekitar 15 tahun lalu di Eropa dan Amerika Serikat, ungkap Ito Masaaki, Profesor Universitas Seikei, yang pesertanya direkrut melalui internet untuk ikut serta dalam aksi bersama untuk mengejutkan orang yang sedang berada didekatnya.
Tayangan video dari event flash mob yang dibagi melalui internet mendapat perhatian besar dan menjadi populer, yang selanjutnya dengan cepat menyebar ke seluruh dunia.
Namun dibandingkan dengan flash mob di Eropa dan Amerika Serikat, yang dilakukan untuk memprotes perang atau bagian dari peluncuran produk, di Jepang lebih sering digunakan untuk perayaan terkait pernikahan.
“Jika kita melihat fenomena flash mob dari perspektif global, maka yang dilaksanakan di Jepang sangat unik, karena menjadi bentuk hiburan yang melibatkan keseluruhan kelompok secara bersama-sama,” kata Ito.
Sebagai tambahan, konsep pertunjukan yang melibatkan banyak penari juga sudah sangat diterima oleh masyarakat Jepang, karena populernya berbagai kelompok idola seperti AKB48 dan Morning Musume.
“Meskipun saat ini banyak generasi muda yang tidak berminat membeli barang atau mobil mewah, namun mereka tidak segan membelanjakan uang untuk mendapatkan pengalaman pribadi dan kenangan indah,” kata Nishii Mihoko, peneliti senior mengenai tren generasi muda di Dentsu Inc.
Selain itu, banyak orang yang secara rutin memposting foto dan video di situs jaringan sosial, yang mendorong tingginya permintaan untuk layanan pembuatan video.
Di Indonesia, flash mob dance untuk lamaran juga sudah mulai banyak dilakukan, yang sebagian dapat dilihat di situs berbagi video youtube, dan salah satu yang paling banyak ditonton ialah video berjudul “30.000 feet Above Ground Wedding Proposal Mob” menampilkan acara lamaran yang diawali dengan flash mob dance di dalam pesawat dan dilanjutkan dengan kejutan pemberian cincin kepada pasangan.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
| BERITA HIBURAN & GAYA HIDUP LAINNYA |
