Sentimen Manufaktur Besar Membaik Dalam 3 Kuartal

(Tokyo) Sentimen bisnis diantara perusahaan manufaktur membaik pada bulan Juni dibanding tiga bulan sebelumnya, ini merupakan pertama kalinya dalam tiga kuartal terakhir, ungkap hasil survei Tankan Bank of Japan (BoJ) yang dirilis Rabu (01/07), merefleksikan perbaikan kinerja yang dibantu melemahnya nilai yen.


Indeks difusi BoJ untuk perusahaan besar seperti produsen otomotif dan elektronik naik 3 poin dibanding hasil survei bulan Maretmenjadi plus 15, dan lebih kuat dibanding rata-rata prediksi sejumlah ekonom yang diminta komentarnya oleh Kyodo News yang menjawab sebesar plus 12.


Sementara indeks untuk perusahaan non manufaktur, termasuk perusahaan ritel, dan konstruksi naik menjadi plus 23 dari sebelumnya plus 19, yang didukung oleh naiknya konsumsi akibat meningkatnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Jepang.


Sedangkan indeks untuk perusahaan manufaktur dan non manufaktur mencapai level tertinggi sejak bulan Maret 2014, yakni sebelum diberlakukannya kenaikan pajak konsumsi dari 5 persen menjadi 8 persen mulai bulan April yang berdampak negatif pada pertumbuhan ekonomi.


Namun prospek kedepan masih belum jelas ditengah semakin berkembangnya ketidakastian ekonomi global akibat melambatnya perekonomian Cina serta meningkatnya krisis hutang di Yunani setelah Athena gagal menepati pembayaran kembali hutang pada IMF di hari Selasa silam.


Perbaikan sentimen diantara perusahaan besar juga ditunjukan dari proyeksi belanja yang direncanakan meningkatkan belanja modal pada tahun fiskal ini yang rata-rata 9.3 persen dibanding tahun sebelumnya, lebih kuat dari proyeksi yang sebesar 6.4 persen.


“Sentimen korporasi semakin membaik diantara perusahaan besar baik manufaktur maupun non manufaktur yang didorong oleh pelemahan yen dan kuatnya permintaan domestik,” ujar Sekretaris Kabinet, Suga Yoshihide dalam konferensi pers setelah BoJ merilis hasil Survei Tankan.


Lebih lanjut Suga menyatakan banyak korporasi yang mulai menunjukkan pandangan positif terhadap investasi modal.


Rencana belanja yang solid turut membantu meningkatkan kepercayaan dikalangan perusahaan besar yang sensitif pada investasi korporasi. Indeks untuk perusahaan manufaktur yang memproduksi mesin naik 11 poin menjadi plus 37, yang terbesar di sektor manufaktur, dan untuk perusahaan mesin yang berorientasi bisnis naik 3 poin menjadi plus 22.


Diantara perusahaan manufaktur besar lainnya, indeks untuk perusahaan mesin listrik naik 4 poin menjadi plus 19, seiring dengan penurunan nilai yen terhadap dolar AS yang membantu meningkatkan laba mereka.


Pelemahan yen biasanya membuat produk yang dibuat perusahaan untuk ekspor harganya lebih bersaing diluar negeri, dan menggelembungkan nilai penjualan di mancanegara ketika dimasukan kembali ke Jepang.


Namun prospek mengisyaratkan kemungkinan pelambatan pada produksi, dan untuk perusahaan mesin listrik diperkirakan indeksnya melemah sekitar 2 poin.


Sementara, indeks untuk perusahaan otomotif turun 4 poin menjadi plus 11 ditengah lesunya permintaan domestik dan perlambatan pertumbuhan ekonomi negara lain, termasuk Cina. Untuk indeks perusahaan baja anjlok 17 poin menjadi minus 3.


Indeks difusi mewakili presentase perusahaan yang melaporkan situasi bisnis yang mendukung dikurangi persentase perusahaan yang melaporkan kondisi bisnis yang tidak mendukung.


Berbeda dengan perusahaan besar, sentimen diantara perusahaan manufaktur kecil memburuk 1 poin menjadi 0, sementara perusahaan kecil non manufaktur membaik 1 poin menjadi plus 4.


Pada survei Tankan terakhir, BoJ melakukan survei terhadap 11.066 perusahaan antara 27 Mei sampai 30 Juni, dan sekitar 99.5 persen memberikan tanggapan.