Gree Dukung Touchten Berkembang di Pasar Mobile Game

(Jakarta) Perusahaan pengembang game mobile asal Jakarta Touchten yang dikelola lulusan Universitas Waseda mendapat pendanaan tambahan dari Gree Inc, perusahaan penyedia layanan jaringan sosial dan game mobile yang berkantor di Roppongi, Tokyo.


Touchten dipimpin Anton Soeharyo, yang menjabat sebagai Chief Executive Officer, dan mulai belajar di Waseda University School of International Liberal Studies pada tahun 2004, dan sewaktu kuliah S-2 juga tertarik pada pengembangan game, yang selanjutnya di tahun 2009 bersama adik dan sepupunya mendirikan Touchten.


Sushi Chain menjadi produk pertama Touchten yang dirilis untuk ponsel pintar, dan di bulan-bulan awal mendapat sambutan yang sangat besar terlihat dari jumlah unduhan yang mencapai 5.12 juta kali, dan sampai saat ini telah mencapai 12 juta kali, yang menjadi pendorong bagi perusahaan pemula ini untuk lebih serius dalam industri game.


“Kami ingin mempromosikan Indonesia melalui game dan investasi tambahan dari Gree Inc menjadi bukti bahwa kami mendapat pengakuan, dan selanjutnya bersama Gree ingin menjadi industri leader di Indonesia,” ujar Anton.


Touchten rencananya akan menambah jumlah pegawai menjadi 70 orang, atau dua kali lipat dari yang saat ini bekerja dan juga akan mengembangkan sejumlah proyek baru.


Sementara Iida Katsushi dari Grre Inc Asia Business Promotion Department yang ditugaskan di Touchten menjelaskan,”Kami berupaya mendorong Touchten menjadi perusahaan game nomor satu di Asia Tenggara dan untuk itu akan memberikan dukungan penuh guna merealisasikannya.”


Sebelum mendapat pendanaan dari Gree Inc, Touchten juga sudah menerima pembiayaan dari Cyber Agent Ventures dan SEGA SAMY Group, masing-masing pada tahun 2011 dan 2013, serta investasi ekuitas dari bank asal Singapura.


Sampai tahun 2017, pasar mobile game di Asia Tenggara diperkirakan mencapai USD 2.2 miliar atau naik dua kali lipat dibanding tahun 2014, dengan jenis genre game yangpopuler yakni game strategi.


Sementara menurut data perusahaan riset game, penerimaan dari game mobile di Indonesia pada tahun 2014 sebesar USD 181 juta, dengan jumlah pemain game loyal sebanyak 3.4 juta orang.