Kabinet PM Abe Makin Populer

(Tokyo) Tingkat dukungan Kabinet Perdana Menteri Abe Shinzo berada pada level 57.7 persen, naik sedikit dibanding bulan Juli yang sebesar 56.2 persen, sementara tingkat penolakan di level 25.6 persen, turun dari 31.7 persen pada bulan sebelumnya, ungkap hasil poling yang diumumkan Kyodo News Minggu (25/08).


Poling yang dilakukan pada hari Sabtu dan Minggu pekan silam melalui wawancara telepon juga menunjukan, 29.1 persen responden menyatakan tingkat pajak konsumsi sebaiknya tetap sebesar 5 persen, tidak dinaikkan menjadi 8 persen yang rencananya akan diterapkan mulai bulan April tahun depan.


Selain itu, juga ada penolakan terhadap rencana penaikan tingkat pajak konsumsi juga besar, yang diungkapkan sekitar 22.7 persen responden. Namun sekitar 22.5 persen justru menyatakan kenaikan harus dilakukan sesuai jadwal, dan 22.0 persen menyatakan margin kenaikan pajak harus dikurangi, yang mengisyaratkan masyarakat umum terbelah dalam menanggapi isu itu.


PM Abe sendiri diperkirakan menetapkan keputusan akhir mengenai kenaikan tingkat pajak konsumsi pada April tahun depan, menjelang parlemen memulai sesi sidang luar biasa pada pertengahan Oktober.


Sementara mengenai isu kontroversial seperti rencana memperbolehkan Jepang menjalankan haknya untuk melaksanakan pertahanan kolektif, sekitar 47.4 persen responden mengungkapkan penentangan.


PM Abe cenderung ingin mencabut larangan yang diterapkan sendiri oleh Jepang dengan merubah penafsiran pemerintah saat ini terhadap konstitusi.


Selama ini, pemerintah yang berkuasa selalu mempertahankan pandangan bahwa Jepang tidak bisa menjalankan hak pertahanan diri secara kolektif karena bila melakukan hal itu akan melampaui kebutuhan minimum yang diperlukan untuk pertahanan diri, seperti yang diperbolehkan dalam konstitusi.


Sekitar 24.1 persen responden menyatakan, menjalankan hak pertahanan kolektif seharusnya bisa dilakukan dengan merevisi konstitusi terlebih dahulu, dan 20.0 persen menyatakan hal itu bisa dilaksanakan hanya dengan merubah tafsir konstitusi.


Untuk bidang ekonomi, 17.9 persen responden meyakini ekonomi Jepang sudah mulai pulih, akibat kebijakan Abe, sementara 77.9 persen menyatakan tidak mempercayai hal itu.


Sedangkan untuk outlook ekonomi, 30.7 persen responden mengharapkan situasi ekonomi bisa membaik, dan 58.9 persen menyatakan tidak.