Agnes Monica Tutup Jak-Japan Matsuri 2013


(Jakarta) Agnes Monica, penyanyi yang kini sedang menjajaki karir internasionalnya tampil dalam acara Indonasia Pop Music pada puncak Jak-Japan Matsuri 2013 (JJM) yang diselenggarakan di Monas pada 8 September silam dan sukses menyedot perhatian ribuan pengunjung.


"Saya senang bisa hadir di sini, selain ibu dari kakek saya adalah orang Jepang, juga saya datang sebagai wakil Indonesia," ujar Agnes di sela-sela penampilannya.


Agnes yang baru pertama kali tampil di JJM, menyanyikan lagu di antaranya Muda (Le O Le O), yang diciptakannya sendiri serta beberapa lagu di album barunya, salah satunya Walk yang rilis pada Juni silam. Agnes tidak hanya berinteraksi dengan penggemarnya dari atas panggung, namun juga turun mendekati penonton dan mengajak bernyanyi bersama-sama.


Gadis berusia 26 tahun yang terkenal dengan Quote Dream, Believe and Make It Happen ini, menyatakan jika kerjasama antara Indonesia dan Jepang yang terlah berlangsung lama, akan bisa mewujudkan sebuah mimpi. "Kerjasama bisa membuat mimpi," katanya.


Selain penampilan Agnes Monica, dalam perayaan puncak Jak-Japan Matsuri 2013 dimeriahkan berbagai kegiatan budaya baik tradisional maupun budaya pop Jepang. Di siang hari dipertunjukkan sejumlah tarian di antaranya tarian Kochi Yosakoi, Yosakoi Soran, serta Awa Odori. Ada juga arak-arakan Mikoshi wanita, pria dan anak-anak mengelilingi area lapangan.



Sementara di panggung utama, diselenggarakan berbagai pertunjukan musik yang dibawakan di antaranya Jakarta Keion, band yang anggotanya adalah pemuda Jepang, Galaxi Jazz Band, grup remaja asal Akihabara, Denpa Gumi serta juga grup idola JKT48 yang menyanyikan single baru mereka.


Tidak hanya budaya Jepang, pengunjung juga disuguhi kebudayaan Indonesia, khususnya budaya Betawi, orkestra Gambang Keromong dan Lenong.


Gubernur Provinsi DKI Jakarta Joko Widodo, yang hadir menutup perayaan Jak-Japan Matsuri 2013 menyatakan “Melalui Jak-Japan Matsuri diharapkan bisa mempererat persahabatan antara Jepang dan Indonesia, Jakarta dan Indonesia, serta Jakarta dan Tokyo. Semoga tahun depan dapat digelar kembali.”


Dalam kesempatan itu, hadir Dubes Jepang untuk Indonesia Katori Yoshinori, Ketua Dewan Penasihat PPIJ Ginandjar Kartasasmita, Ketua PPIJ Rahmat Gobel, Ketua JCC Motooka Takuji, Presiden Direktur Jetro Tomiyoshi Kenichi.