Amari : "Gagal di tahap 1, kenaikan pajak tahap 2 akan sulit"


(Tokyo) Pemerintah akan sulit mengimplementasikan rencana kenaikan pajak konsumsi menjadi 10 persen pada bulan Oktober 2015 jika kenaikan menjadi 8 persen pada bulan April 2014 memicu krisis ekonomi, ujar Amari Akira, Menteri Ekonomi dan Kebijakan Fiskal Minggu (29/09).


"Tidak akan ada kelanjutannya jika kenaikan pajak sebesar 8 persen gagal," ungkap Amari dalam program talkshow Fuji TV. Menurutnya Perdana Menteri Abe Shinzo juga memperhatikan jika terjadi kegagalan maka akan membuat pemerintah tidak dapat menyentuh isu kenaikan pajak sampai 15 tahun kedepan.


PM Abe diperkirakan segera mengumumkan tahap pertama kenaikan pajak pada Selasa mendatang, yang bertujuan meningkatkan penerimaan pemerintah guna menutupi anggaran jaminan sosial untuk warga lanjut usia di Jepang yang jumlahnya besar.


Sementara terkait rencana Tokyo sebagai tuan rumah Olimpiade musim panas tahun 2020, Amari mengisyaratkan ibukota Jepang itu akan ditetapkan sebagai daerah khusus dan akan mengeluarkan sejumlah deregulasi.


"Dengan memanfaatkan momen tuan rumah Olimpiade, lingkungan di Tokyo akan diatur dan menjadikannya sebagai basis utama untuk bisnis dan pariwisata," ujar Amari.