Bank Sentral Nilai Target Inflasi Sudah di Jalur yang Tepat

(Tokyo) Bank Sentral (Nippon Ginko) menilai perekonomian domestik sudah berada di jalur yang tepat untuk mencapai target inflasi dua persen, namun di sisi lain situasi di Ukraina dan Irak dapat berpengaruh negatif bagi ekspor Jepang, ungkap Gubernur Bank Sentral Kuroda Haruhiko Selasa (16/09).


Lebih lanjut Kuroda menjelaskan turunnya nilai yen di pasar uang merefleksikan mulai pulihnya ekonomi Amerika Serikat, dan sangat menyambut baik perkembangan terkini, meski juga mengkhawatirkan hal itu dapat berdampak negatif bagi ekonomi Jepang akibat tingginya harga impor.


“Pelonggaran kebijakan moneter secara agresif yang telah dilaksanakan bank sentral secara perlahan tampaknya sudah sesuai dengan rencana awal, dan target inflasi yang sudah dicapai saat ini cocok dengan harapan, meskipun kini baru setengah jalan,” ujar Kuroda.


Bank Sentral mengharapkan dapat mencapai target inflasi sekitar tahun depan, yang merupakan bagian dari kebijakan yang dimulai pada bulan April 2013, didalamnya termasuk pembelian aset secara masif dari lembaga keuangan, dan melipatgandakan anggaran yang disediakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat.


Menurut Kuroda, ekonomi Jepang terus tumbuh dengan laju kecepatan yang diatas potensinya.


Mengenai produk domestik bruto pada periode Januari-Maret, Kuroda menjelaskan hal itu meningkat secara signifikan seiring dengan tingginya permintaan konsumen menjelang kenaikan pajak konsumsi.


Kuroda juga menunjukkan kinerja perusahaan yang semakin meningkat, dan naiknya minat untuk berinvestasi, serta adanya perbaikan situasi tenaga kerja dan pendapatan.


“Melalui cara ini, siklus mendapatkan uang sampai menghabiskannya terjadi baik di rumah tangga maupun sektor korporasi,” ungkap Kuroda.


Mengenai ekspor, Kuroda menyatakan Jepang akan menuju kenaikan yang moderat, karena banyak negara di luar negeri, khususnya negara maju, sudah mulai pulih, namun dirinya juga menyatakan sejumlah resiko geopolitik, termasuk di Ukraina dan Irak masih perlu menjadi perhatian.