Hotel di Kawasan Senayan Bertambah
Sabtu, 22 Desember 2012 00:40
(JAKARTA-Indonesia) Peningkatan jumlah pebisnis dan wisatawan karena kestabilan ekonomi dan politik, menjadi pemicu berkembangnya industri perhotelan di Indonesia, khususnya Jakarta. Kali ini, kawasan Senayan, yang telah terkenal dengan pusat perbelanjaan dan perkantoran akan menambah satu hotel lagi, yakni Fairmont Hotel yang dikelola Fairmont Rafless Hotels International (FRHI).
Rencananya, Fairmont Hotel Jakarta akan dibangun setinggi 32 lantai di atas lahan seluas 126,700 meter persegi oleh PT. Senayan Trikarya Sempana, perusahaan patungan Kajima Overseas Asia (KOA), PT. Aditia Wira Bakti, dan Badan Pengelola Gelora Bung Karno (BPGBK), yang diperkirakan selesai pada tahun 2014, dan akan mulai dioperasikan pada tahun 2015.
Seperti hotel berbintang pada umumnya, selain menyediakan 488 kamar, Fairmont Hotel juga aka dilengkapi dengan ruangan ballroom atau hall untuk pertunjukan musik, bar terbuka, gedung khusus parkir setinggi 6 lantai, bahkan landasan helikopter atau helipad.
Menurut James Kaplan, Senior Vice President, Development, Asia Pacific & India FRHI, setelah pembangunan Fairmont Hotel Jakarta, FRHI juga akan mengembangkan bisnis hotel ke Bali.
James menambahkan, meskipun baru kali ini mengembangkan bisnis hotel di Indonesia, FRHI tidak takut bersaing dengan hotel berbintang lain yang telah dikenal lama warga Indonesia.
“FRHI telah memiliki standar khusus bagi setiap hotel yang dikelolanya, seperti Raffless Hotel di Singapura, Plaza Hotel di New York, atau Savoy Hotel di London. Tentunya kami akan memberikan pelayanan yang terbaik, mulai dari bentuk bangunan yang berbeda, hingga pelayanan kelas bintang yang berbeda dengan hotel manapun di Indonesia,” ujar James.
Sementara Representative Director Executive Vice President Kajima Co. Atsumi Naoki, yang turut hadir dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Fairmont Hotel Jakarta Kamis (20/12) silam menyatakan persaingan hotel berbintang di Indonesia merupakan bukti bahwa Indonesia akan menjadi pasar yang besar di Asia.
“Jika dibandingkan dengan pertama kali saya datang tahun 90an dulu, situasi Indonesia sekarang berubah sangat drastis,” ujar Atsumi. “Dengan infrastruktur yang tertata dengan baik, saya yakin Indonesia akan menjadi pasar yang besar, mengikuti Singapura dan Thailand.”
Lebih lanjut Atsumi menyatakan, saat ini Kajima masih memfokuskan bisnis di kawasan Asia, khususnya di Indonesia, Singapura, dan Thailand. Rencana pengembangan bisnis ke depan pun masih akan dilakukan di kawasan Asia dan sekitarnya.
“Kajima telah cukup banyak menangani proyek pembangunan di Singapura dan Thailand. Di Singapura kami lebih banyak mengerjakan proyek pembangunan fasilitas umum, sedangkan di Thailand lebih banyak menangani konstruksi perusahaan Jepang,” ujar Atsumi. “Proyek yang kami kerjakan di Indonesia belumlah sebanyak Singapura dan Thailand, namun kami ingin dapat lebih dikenal di Indonesia di masa depan.”
>> Pencarian
>> Sosial & Pendidikan
| Santa Kunjungi Jakarta Japan School 22/12/2012 |
| artikel lainnya |
>> Memo Bisnis
| Hotel di Kawasan Senayan Bertambah 22/12/2012 |
| artikel lainnya |
>> Gaya Hidup & Hiburan
>> Karir
| Honda R&D; Southeast Asia Co., LTD 18/12/2012 |
| lowongan lainnya |