Produk Ion Plasmacluster Sharp Makin Diminati Warga Perkotaan
Kamis, 25 Oktober 2012 00:54
(JAKARTA-Indonesia) Produk dengan teknologi ion plasmacluster semakin meningkat permintaannya di Indonesia, dipicu oleh kebutuhan masyarakat khususnya diperkotaan, untuk mendapatkan udara dalam ruangan yang segar dan murni, dengan kualitas seperti di hutan atau pegunungan.
"Produk Plasmacluster Ion diciptakan agar setiap orang memiliki udara bersih untuk dirinya sendiri dan keluarganya," ujar Nishikawa Kazuo, General Manager Sharp Plasmacluster Engineering Departement, dan juga penemu teknologi plasmacluster, dalam acara Talk Show Sharp Plasmacluster Ion di resto Kembang Goela, Jakarta, Selasa (23/10).
Menurut Nishikawa, setiap ruangan yang menggunakan produk ini bakal lebih nyaman karena terbebas dari berbagai macam jamur, virus, penyebab alergi yang ada di udara serta menghilangkan berbagai macam bau yang ada diruangan serta diperkuat dengan Moisturizing Function yang membuat masa hidup Ion dua kali lebih lama.
"Teknologi plasmacluster menghasilkan ion positif dan negatif seperti di alam bebas. Ion generator plasmacluster menghasilkan ion hidrogen (ion +) dan oksigen (ion -) yang akan dikelilingi molekul air dan bergerak pada kondisi stabil," ungkap Nishikawa. "Ion positif dan negatif selanjutnya menempel di permukaan virus, bakteri, dan jamur, yang kemudian berubah menjadi hidroksi (OH-) dan menarik hidrogen (H+) untuk kembali menjadi uap air (H2O) di udara, yang secara alamiah akan menonaktifkan jamur, virus, dan bakteri."
Sementara dr Budhi Antariksa, Spesialis penyakit pernafasan dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Persahabatan Jakarta, menyatakan masyarakat sebaiknya tidak menganggap sepele polusi di dalam ruangan, karena tidak kalah berbahaya dengan polusi di luar ruangan, dan dampak yang ditimbulkan bisa berakibat fatal dan beragam, mulai dari infeksi saluran pernafasan, asma, bronkhitis hingga kanker.
Menurut Budhi, angka kematian akibat polusi di dalam ruangan diperkirakan mencapai sekitar 3 juta orang per tahun. Sedangkan merujuk data penelitian Global Health Risks dalam laman resmi Badan Kesehatan Dunia (WHO), angka kematian dan beban yang ditimbulkan risiko polusi di dalam ruangan mencapai 2,7 persen dari beban penyakit secara global.
"Untuk negara berkembang seperti Indonesia, angka kematian akibat indoor polution relatif jauh lebih tinggi dibandingkan negara maju. Sehingga ancaman yang ditimbulkan polusi tak boleh dianggap sebelah mata," ungkap Budhi.
Sedangkan Rumbi Lahari Simanjuntak, Product Marketing Sharp Plasmacluster Air Purifier & Ion generator PT Sharp Electronic Indonesia (SEID) menjelaskan, "Pada periode April-September, Sharp Electronic Indonesia (ID) telah menjual 15,000 unit, termasuk air purifier, ion generator, dan untuk periode enam bulan ke depan kami menargetkan sekitar 25,000 unit."
Lebih lanjut Rumbi menjelaskan, saat ini Sharp sedang berupaya meningkatkan awareness konsumen terhadap produk ion plasmacluster Sharp, guna mendukung program penjualan.
"Untuk penjualan terbanyak produk ion plasmacluster masih Jakarta, yang mencapai 70 persen dari total penjualan, sedangkan sisanya di Medan, Surabaya, dan Yogyakarta, sejumlah kota besar di Pulau Jawa juga sudah mulai meningkat penjualannya, dengan konsumen dari kalangan menengah dan atas," ujar Rumbi.
Rumbi juga mengungkapkan, saat ini kisaran harga jual untuk produk yang menggunakan teknologi ion plasmacluster mulai dari Rp 1 juta sampai Rp 6 juta, mulai untuk air purifier, sampai ion generator yang dapat diletakkan didalam mobil atau ruangan. (Arry Raymond)
