Brother Luncurkan Printer Monokrom untuk Pengguna Rumahan


(JAKARTA) Teknologi terkini memungkinkan printer memiliki kemampuan mencetak warna semakin berkualitas dan fitur beragam, namun di negara berkembang pencetak monokrom masih memiliki pasar yang besar. PT Brother International Sales Indonesia sebagai pemain baru di pasar printer meluncurkan jajaran printer monokrom terbarunya.

Setelah melakukan survey pasar, Brother menemukan bahwa keinginan pengguna di Indonesia adalah printer andal dan memiliki harga terjangkau. Untuk itu Brother meluncurkan printer monokrom baru untuk pengguna rumahan dan Small Office Home Office (SOHO).

“Kebutuhan konsumen adalah reliability, survey konsumen menunjukkan masalah utama paper jam, kertas menyangkut. Kedua affordability. Paling penting printer ini dilengkapi hassle free printer technology,” ungkap Deny Santosa, Sales and Marketing Manager PT Brother International Sales Indonesia di Jakarta, Rabu (10/07) silam.


Ada empat seri yang diluncurkan mulai dari seri paling standar hingga yang dilengkapi fitur canggih yakni HL-1110, DCP-1510, MFC-1810 dan MFC-1815.


Deny menambahkan printer terbaru juga memiliki ukuran yang lebih ringkas, “Printer seri HL-1110 misalnya sangat kecil. Tray bisa ditutup buka sehingga kompak dan kecil.”


Beberapa pengembangan teknologi diterapkan pada printer Brother. Pertama, paper guide diperbesar dari 100mm menjadi 160 mm sehingga kertas tidak miring. Kedua mengganti material roller anti debu sehingga mampu menarik kertas dengan baik. Selanjutnya jalur kertas hanya 22cm dan hanya 2 kali belok untuk menghindari paper jam. Terakhir anti curl system untuk menghindari dari kertas keriting akibat panas dari penggunaan yang lama. Ini adalah seri pertama printer Brother dengan teknologi ini.


Selain itu printer printer bisa mencetak sampai ukuran kertas legal dan mencetak kertas 105gr. Kecepatan mencetaknya 20 ppm, dilengkapi penghemat daya sehingga daya saat tidak dipakai hanya 0,5 watt. Penggantian toner juga lebih mudah. Pada seri 1810 dan 1815 dilengkapi Auto Document Feeder (ADF) sehingga kertas masuk otomatis. Fotokopi kartu identitas pun tidak perlu bolak-balik, hanya perlu balik kartu identitas saja, sedangkan kertas otomatis membalik.


Printer seri HL-1110 Rp690.000, seri DCP-1510 Rp1.150.000, seri MFC-1810 Rp1.790.000 dan seri MFC-1815 seharga Rp1.990.000. Keempat seri terbaru ini akan tersedia di pasar mulai akhir Juli ini.


Mengomentari tentang penjualan, Deny menyebutkan hingga saat ini sudah lumayan baik, dari pertama berdiri tahun 2009 kenaikan penjualan sudah 5 kali lipat. Sehingga jika dirata-rata ada kenaikan sebesar 100% tiap tahunnya.


Sebagai pemain di pasar printer yang baru 4 tahun beroperasi, jika dibandingkan Brother di ASEAN masih tidak terlalu signifikan. Brother Indonesia ada di peringkat 5 dibanding negara lain. Hal ini menunjukkan bahwa masih banyak ruang untuk lebih berkembang dengan pesat di masa mendatang.(BN)