Noda Kembali Terpilih Jadi Ketua Umum Partai Demokrat
Sabtu, 22 September 2012 00:11
(TOKYO-Jepang) Perdana Menteri Noda Yoshihiko kembali terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat (Minshu To/DPJ) dalam pemilihan hari Jumat (21/09), dan otomatis tetap menjadi Perdana Menteri Jepang, meski rendahnya dukungan terhadap DPJ, dan kemungkinan akan dipaksa membubarkan Majelis Rendah dalam waktu dekat.
Noda, yang mengalahkan tiga pesaing lainnya, mengungkapkan keinginannya untuk melakukan reshufle kabinet, dan mengambil langkah untuk memperbaiki perkonomian, dengan tujuan memulihkan popularitas kabinetnya menjelang pemilihan Majelis Rendah yang kemungkinan dilaksanakan dalam waktu satu tahun.
Namun dengan semakin rendahnya dukungan publik terhadap partai yang berkuasa, dan ketidakpercayaan kepada partai besar lainnya memberikan jalan bagi kekuatan politik baru untuk mendapatkan momentum, yang akan menjadi batu sandungan bagi Noda mempertahankan DPJ di tampuk pemerintahan.
Dalam pemilihan Ketua Umum DPJ, Noda mendapatkan 818 poin, dari 1,231 poin yang diperebutkan keempat kandidat, termasuk suara dari anggota parlelen asal DPJ dan pengurus partai di tingkat daerah.
Noda diperkirakan melaksanakan reshufle pengurus kabinet pada 28 September dan reshufle kabinet pada 1 Oktober, ungkap sumber Kyodo News di pemerintahan, serta menambahkan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Perindustrian (Keizai Sangyosho/METI) Edano Yukio, dan Menteri urusan Penanganan Bencana Hosono Goshi, kemungkinan akan tetap dipertahankan pada posisinya.
Sementara mengenai reshufle pengurus partai, fokusnya pada apakah Noda akan mengganti Sekretaris Jenderal DPJ saat ini Koshiishi Azuma, yang menentang pemilihan Majelis Rendah lebih awal.
PM Noda juga berencana membuka sesi sidang luar biasa bulan depan, dan selanjutnya pemerintah akan memulai penyusunan anggaran tambahan untuk tahun fiskal 2012, guna menopang perekonomian domestik, yang sudah memperlihatkan tanda-tanda stagnasi.
Noda diperkirakan akan menunda pembubaran Majelis Rendah selama mungkin, mengingat tingkat dukungan terhadap kabinetnya kini dibawah 30 persen, sangat rendah dibandingkan saat dilantik menjabat posisi Perdana Menteri pada Bulan September tahun silam, saat itu tingkat dukungannya melampaui 60 persen.
Meski begitu, Noda kemungkinan akan ditekan untuk segera membuat keputusan sebelum terlalu lama, namun itu sangat tergantung pada apakah akan ada lebih banyak lagi anggota DPJ yang mengundurkan diri di Majelis Rendah, saat ini dari 480 kursi di Majelis Rendah sekitar 300 kursi dipegang DPJ.
Sejumlah pendukung dua kandidat Ketua Umum, mantan Menteri Dalam Negeri Haraguchi Kazuhiro, dan mantan Menteri Pertanian Kano Michihiko, telah mengungkapkan keinginan untuk keluar dari DPJ, dengan mengkritik Noda yang memicu perpecahan dalam DPJ terkait usulan untuk meningkatkan pajak penjualan menjadi 10 persen pada tahun 2015.
Sementara, sejumlah anggota Majelis Rendah asal DPJ lainnya berencana keluar dari partai dan bergabung dengan Nippon Ishin no Kai, partai baru yang didirikan Walikota Osaka Hashimoto Toru.
Menurut sejumlah pengamat politik di jepang, Nippon Ishin no Kai dapat memberikan pengaruh yang signifikan dalam pembentukan pemerintahan koalisi setelah pemilihan Majelis Rendah mendatang, dan banyak anggota parlemen yang berupaya mendapatkan publisitas dengan bergabung dalam kubu Hashimoto. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|