Tokoh Senior DPJ & LDP Bahas Kemungkinan Pembentukan Koalisi
Minggu, 04 Maret 2012 17:53
(Tokyo-Jepang) Sejumlah tokoh Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (Minshu To/DPJ) dan Partai Liberal Demokrat (Jimin To/LDP) terlibat dalam pembicaraan dibelakang layar yang membahas kemungkinan pembentukan koalisi besar (grand coalition) setelah dilaksanakannya pemilihan anggota Majelis Rendah yang akan datang, ungkap sumber Kyodo News Jumat (02/03).
Tokoh senior dua partai terbesar di Jepang menargetkan pembentukan ikatan kerjasama untuk meloloskan rancangan undang-undang yang menaikan pajak konsumsi dari 5 persen, menjadi 8 persen pada bulan April 2014, dan 10 persen pada bulan Oktober 2015.
Dibalik langkah ini, terlihat adanya pemahaman terhadap situasi krisis diantara para tokoh senior DPJ, dan LDP, bahwa partai lokal, yang dipimpin Hashimoto Toru Walikota Osaka, dikenal luas sebagai reformis muda dan populer, dan kini sedang bersiap memasuki kancah politik nasional, berpotensi mendapat kemenangan besar dalam pemilihan mendatang, yang dapat berdampak buruk baik bagi partai yang berkuasa ataupun kubu oposisi.
Sejumlah anggota parlemen DPJ dan LDP tampaknya sepakat agar kedua partai bekerjasama untuk bisa bersaing dengan lawan baru, yang pada bulan Februari silam menyusun ringkasan janji kebijakan, termasuk usulan untuk dihapuskannya Majelis Tinggi, dan memilih Perdana Menteri melalui pemilihan langsung (popular vote).
Para tokoh senior DPJ dan LDP juga berupaya mengurangi pengaruh politik Ozawa Ichiro mantan Ketua Umum DPJ, yang juga ketua faksi terbesar dan penentang utama rencana Perdana Menteri Noda Yoshihiko untuk menaikan pajak penjualan.
Para tokoh senior kedua partai kini sedang membahas, apakah melakukan koalisi penuh atau sebagian, yakni berdasarkan kebijakan, setelah dilaksanakannya pemilihan anggota Majelis Rendah, dengan syarat PM Noda membubarkan Majelis Rendah dalam sesi sidang tahun ini, yakni sampai bulan Juni, ungkap sumber Kyodo.
PM Noda dan Tanigaki Sadakazu juga membahas hal itu dalam pembicaraan rahasia mereka pada Sabtu pekan silam, dan kabarnya DPJ dan LDP belum lama secara tidak resmi ini sudah memulai negosiasi melalui para anggota parlemen yang berpengaruh.
Dalam beberapa bulan terakhir, PM Noda mengisyaratkan niatnya untuk meloloskan rancangan undang-undang guna menaikan pajak konsumsi sebelum membubarkan Majelis Rendah, sementara LDP beralasan rancangan undang-undang baru akan dibahas setelah dilaksanakannya pemilihan anggota Majelis Rendah. Permasalah ini menjadi penghalang dilanjutkannya pembicaraan.
Namun baik PM Noda maupun Tanigaki saat ini berupaya kembali terpilih sebagai Ketua Umum partai dalam pemilihan yang direncanakan diselenggarakan pada bulan September, dan keduanya menilai pembubaran Majelis Rendah akan sangat strategis dan bermanfaat bagi posisi politik mereka.
PM Noda dan Tanigaki juga menekankan perlunya meningkatkan pajak penjualan guna meningkatkan pendanaan untuk menutupi anggaran jaminan sosial yang membengkak. Namun keduanya gagal mendapatkan dukungan melakukan hal itu dari internal partai.
Sedangkan disisi lain, Hashimoto yang berjanji akan mengajukan sejumlah kandidat dalam pemilihan anggota Majelis Rendah mendatang melalui partai lokalnya Osaka Restoration Association (Osaka Ishino Kai).
Hashimoto pada tahun 2011 mengundurkan diri dari posisi Gubernur Prefektur Osaka, dan memenangkan posisi Walikota Osaka, guna melapangkan jalan untuk ambisinya menciptakan metropolis Osaka yang struktur administrasinya mirip dengan Tokyo. (KN/Arry)
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
